Banjarnegara – Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Sebanyak tiga guru berhasil menyelesaikan studi Strata Satu (S1) dan resmi diwisuda dalam Wisuda Sarjana yang diselenggarakan oleh STIT Tunas Bangsa Banjarnegara pada Sabtu, 29/11, bertempat di Ballroom Surya Yudha Banjarnegara. Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah, mengingat ketiganya merupakan guru aktif yang selama ini mengabdi sepenuh hati dalam dunia pendidikan dasar.
Adapun tiga guru yang diwisuda tersebut yaitu Syafila Khoirotun Nisa, lulusan S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang saat ini mengampu sebagai Wali Kelas 2B, Nafidzatul Hasanah, lulusan S1 PGMI yang bertugas sebagai Wali Kelas 4D sekaligus Operator Madrasah, serta Zaidatul Farikhatun, lulusan S1 Manajemen Pendidikan Islam yang saat ini menjadi Wali Kelas 1D.
Keberhasilan ketiga guru tersebut tidak terlepas dari perjuangan panjang dalam menyeimbangkan peran sebagai pendidik di madrasah dengan tugas sebagai mahasiswa. Di tengah padatnya aktivitas mengajar, mereka tetap konsisten menyelesaikan kewajiban akademik hingga meraih gelar sarjana. Hal ini menjadi bukti nyata semangat belajar sepanjang hayat yang patut diteladani.
Kepala Madrasah MIFABARA menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur atas capaian tiga guru kami. Ini menunjukkan bahwa guru MIFABARA tidak hanya berdedikasi dalam mengajar, tetapi juga terus meningkatkan kompetensi diri. Semoga ilmunya membawa keberkahan dan kemajuan bagi madrasah,” ungkapnya.
Salah satu guru yang diwisuda, Syafila Khoirotun Nisa, mengaku haru dan bersyukur bisa menyelesaikan studinya dengan baik. “Kuliah sambil mengajar bukan perkara mudah, tetapi dengan dukungan keluarga dan madrasah, Alhamdulillah saya bisa menyelesaikannya. Ini menjadi motivasi untuk semakin profesional dalam mendidik,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Nafidzatul Hasanah dan Zaidatul Farikhatun yang berharap ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh guru MIFABARA untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.(nas)







