Tim Bengkel Hati KUA Mandiraja Siapkan Penutupan Pelatihan

Banjarnegara (Humas) – Tim Bengkel Hati Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja melakukan koordinasi persiapan penutupan pelatihan anggota Bengkel Hati di Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Jawa Tengah, Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (08/09/2026). 

Koordinasi tersebut melibatkan Dian Setiadi, Mariyah, Feti Sulistiyani, dan Imam Khambali dari KUA Mandiraja bersama Aziz dari Dinas Ketenagakerjaan, Timotius selaku Kepala Bagian Pelatihan BLK Provinsi Jawa Tengah, Jose selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BLK Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Koramil Purwareja Klampok.

Koordinasi dilakukan untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan dalam rangkaian kegiatan penutupan pelatihan anggota Bengkel Hati. Pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk menyamakan persiapan antara Tim Bengkel Hati KUA Mandiraja dengan pihak BLK Provinsi Jawa Tengah dan unsur terkait lainnya.

Pelatihan yang sedang diikuti anggota Bengkel Hati berlangsung selama delapan hari. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pelatihan keterampilan tata boga dan ternak ayam. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh setelah mengikuti pelatihan.

Imam Khambali menyampaikan harapannya agar kegiatan pelatihan bagi anggota Bengkel Hati tidak berhenti pada kegiatan yang sedang berlangsung. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi hal penting agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus dikembangkan.

“Kami berharap pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut dan tidak hanya berhenti pada pelatihan yang sekarang. Dengan adanya keberlangsungan kegiatan, anggota Bengkel Hati dapat memperoleh kesempatan untuk menambah keterampilan dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” ungkapnya.

Sementara itu, Timotius menyampaikan bahwa masih terdapat berbagai jenis pelatihan yang dapat diikuti oleh anggota Bengkel Hati. Pihak BLK juga akan terus memberikan informasi mengenai pelatihan yang tersedia sehingga peserta dapat memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan sesuai dengan kebutuhan.

“Masih banyak pelatihan yang dapat diikuti. Kami akan selalu menyampaikan informasi terkait pelatihan yang tersedia, seperti pelatihan yang sekarang sedang dilaksanakan selama delapan hari, yaitu tata boga dan ternak ayam,” jelasnya.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan penutupan pelatihan sekaligus membuka peluang keberlanjutan kerja sama dalam pengembangan keterampilan anggota Bengkel Hati. 

(m/azd)