Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja memberikan bimbingan rohani Islam kepada pasien rawat inap di Puskesmas Mandiraja 2, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (11/09/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas penyuluh dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat, termasuk kepada pasien yang sedang menjalani perawatan.
Bimbingan rohani Islam diberikan dengan menyampaikan penguatan keagamaan kepada pasien agar tetap memiliki ketenangan dalam menghadapi kondisi sakit. Dalam kegiatan tersebut, penyuluh memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesabaran, memperbanyak doa dan zikir, serta tetap melaksanakan ibadah sesuai dengan kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing.
Kondisi sakit menjadi salah satu keadaan yang membutuhkan penguatan secara spiritual. Melalui bimbingan keagamaan, pasien diharapkan dapat menghadapi masa perawatan dengan lebih tenang dan tetap memiliki keyakinan bahwa setiap ujian yang dihadapi memiliki hikmah. Bimbingan juga diarahkan agar pasien memahami bahwa dalam kondisi tertentu terdapat kemudahan dalam pelaksanaan ibadah.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mandiraja menyampaikan bahwa bimbingan rohani merupakan salah satu bentuk kehadiran penyuluh di tengah masyarakat. Menurutnya, pendampingan keagamaan dapat menjadi penguatan bagi pasien selama menjalani proses perawatan.
“Ketika seseorang sedang sakit, kesabaran dan ketenangan sangat dibutuhkan. Pasien tetap dapat mendekatkan diri kepada Allah melalui doa, zikir, dan ibadah sesuai dengan kemampuan serta kondisi kesehatannya,” terangnya.
Selain memberikan motivasi keagamaan, bimbingan tersebut juga mengingatkan pasien untuk tidak merasa terbebani dalam melaksanakan ibadah ketika kondisi fisik sedang tidak memungkinkan. Islam memberikan kemudahan dalam beribadah bagi orang yang sedang mengalami sakit sehingga kewajiban dapat dilaksanakan sesuai dengan kemampuan.
“Bimbingan rohani ini diharapkan dapat membantu pasien untuk tetap semangat menjalani perawatan dan menjaga hubungan dengan Allah. Sakit bukan alasan untuk berhenti berdoa dan beribadah, tetapi menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” jelasnya.
Kegiatan bimbingan rohani Islam di Puskesmas Mandiraja 2 menjadi salah satu bentuk pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kehadiran penyuluh di lingkungan fasilitas kesehatan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasien, khususnya dalam memperoleh penguatan spiritual selama menjalani perawatan.
Melalui bimbingan tersebut, penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Mandiraja terus berupaya melaksanakan tugas pembinaan dan bimbingan keagamaan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin, meningkatkan kesadaran beribadah, serta membantu pasien menghadapi proses perawatan dengan sikap sabar dan penuh harapan.
(m/azd)







