Banjarnegara (Humas) – Menjelang pelaksanaan Geladian Pimpinan Regu (Dianpinru) Kwartir Cabang Banjarnegara Tahun 2025 yang akan digelar pada 21–23 November mendatang di Sanggar Pramuka Kwarcab Banjarnegara, tim Dianpinru MTs Negeri 1 Banjarnegara terus memantapkan persiapan. Pada Selasa (11/11), keenam peserta yang mewakili Madtsansa menjalani latihan intensif bersama pembina Yuliana Rahmanti.
Tim Dianpinru Madtsansa terdiri dari tiga peserta putra dan tiga peserta putri. Peserta putra yaitu Franto Fabian Ihza Al Fatih (7A), Achmad Dika Pratama Arfianto (8A), dan Raffasya Aufa Putra (8D). Sementara peserta putri adalah Aisyamara Azarine Ramadhani (8A), Shakira Edgie Nayra (8E), dan Icha Nathania Valeria (8E). Seluruh peserta merupakan anggota aktif Pramuka Penggalang yang telah menunjukkan semangat, kedisiplinan, dan kemampuan kepemimpinan di tingkat regu.
Latihan intensif kali ini difokuskan pada materi dasar kepemimpinan, sistem beregu, dan keterampilan kepramukaan sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan Geladian Pimpinan Regu yang diterbitkan oleh Kwarcab Banjarnegara. Selain itu, para peserta juga dilatih untuk memahami peran penting Pemimpin Regu (Pinru) dan Wakil Pemimpin Regu (Wapinru) dalam menciptakan kerja sama yang solid di dalam pasukan.
Pembina Pramuka Madtsansa, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa kegiatan latihan ini merupakan bagian dari upaya pembekalan agar para peserta siap tampil maksimal di kegiatan tingkat kabupaten tersebut.
“Dianpinru bukan sekadar ajang pelatihan, tapi momentum bagi para penggalang untuk melatih tanggung jawab dan kemampuan memimpin. Kami ingin peserta dari Madtsansa tampil percaya diri, disiplin, dan mampu menjadi contoh bagi peserta lain,” ujar Ikhsanudin dengan penuh semangat.
Hal senada disampaikan oleh Yuliana Rahmanti, pembina pendamping yang mendampingi latihan pada hari itu. Ia menekankan pentingnya semangat dan kerja sama tim.
“Kami terus berlatih agar anak-anak benar-benar siap. Selain memahami materi, mereka juga harus memiliki mental tangguh dan mampu bekerja sama dengan baik. Prinsip kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah menjadi kunci utama,” jelas Yuliana.
Franto Fabian Ihza Al Fatih, salah satu peserta putra, mengaku antusias mengikuti latihan intensif ini.
“Awalnya saya sempat gugup karena ini kegiatan besar tingkat kabupaten, tapi setelah beberapa kali latihan, saya jadi lebih siap. Saya ingin membawa nama baik Madtsansa dan menunjukkan bahwa kami bisa menjadi Pinru yang hebat,” ungkap Fabian dengan senyum semangat.
Sementara itu, Aisyamara Azarine Ramadhani yang menjadi salah satu peserta putri juga menyampaikan harapannya.
“Kami semua saling mendukung dan berusaha keras agar bisa tampil maksimal di Dianpinru nanti. Kami ingin menunjukkan bahwa Pramuka Madtsansa tidak hanya kompak, tapi juga berprestasi,” tutur Aisyamara.
Dalam kegiatan latihan tersebut, para peserta berlatih berbagai hal seperti baris-berbaris, penggunaan tali-temali, semaphore, dan simulasi dinamika regu. Yuliana juga memberikan simulasi roleplay kepemimpinan agar para peserta memahami bagaimana mengelola dan memotivasi anggota regu dalam berbagai situasi.
Kegiatan Geladian Pimpinan Regu (Dianpinru) tahun 2025 ini mengusung tema “Bina Palang Bahtera (Pembinaan Pramuka Penggalang yang Berkarakter, Hebat, dan Terampil)” dengan jargon “Bahtera: Berkarakter, Hebat, Terampil.” Tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk pemimpin regu dan wakil pemimpin regu yang cakap serta mampu menerapkan sistem beregu secara efektif dalam kehidupan kepramukaan di gugus depan masing-masing.
Dengan semangat motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, tim Madtsansa berharap mampu membawa hasil terbaik dalam ajang Dianpinru tahun ini. Dukungan penuh dari pembina, pihak madrasah, serta teman-teman sejawat menjadi penyemangat bagi mereka untuk tampil optimal.
“Kami yakin, dengan latihan yang konsisten dan kerja sama yang baik, anak-anak Madtsansa akan mampu menorehkan prestasi dan menjadi teladan bagi penggalang lainnya,” pungkas Yuliana optimis.
Geladian Pimpinan Regu 2025 akan menjadi ajang penting bagi peserta untuk mengasah keterampilan kepemimpinan, memperdalam nilai-nilai kepramukaan, dan mempererat persaudaraan antarpramuka se-Kabupaten Banjarnegara. Bagi tim Madtsansa, kegiatan ini bukan hanya tentang kompetisi, melainkan wujud nyata dari pengamalan Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. (Lin/La)







