Tim E-sport Madtsansa Raih Juara 3 di Ajang E-sport MLBB SKADA 2025

Banjarnegara – Prestasi kembali diraih oleh siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara. Tim e-sport Madtsansa berhasil meraih Juara 3 pada turnamen E-sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) SKADA 2025 yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 2 Bawang dalam rangka SKADA Sport and Art Week sebagai bagian dari perayaan HUT sekolah tersebut. Kompetisi yang berlangsung meriah itu diikuti oleh puluhan tim dari berbagai sekolah di Banjarnegara dan sekitarnya.

Turnamen yang menjadi ajang unjuk strategi, refleks, dan kekompakan itu disambut dengan antusias oleh peserta. Tim Madtsansa yang beranggotakan 6 siswa tampil dengan percaya diri sejak babak penyisihan hingga semifinal. Meski harus puas dengan posisi ketiga, pencapaian ini tetap menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar Madtsansa.

Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, mengungkapkan apresiasinya atas usaha dan perjuangan tim e-sport Madtsansa. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa potensi siswa tidak hanya terlihat pada bidang akademik dan olahraga tradisional, tetapi juga pada cabang-cabang kompetisi modern seperti e-sport.

“Alhamdulillah, kami bangga dengan capaian anak-anak. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan latihan yang disiplin, komunikasi yang baik, serta manajemen emosi yang matang, e-sport juga bisa menjadi sarana untuk mengembangkan karakter positif,” ujar Ikhsanudin. Ia juga menambahkan bahwa pihak madrasah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang mampu memfasilitasi bakat siswa di era digital.

Sebagai pembimbing tim, Dody Herdiyanto menuturkan bahwa persiapan menuju kompetisi ini dilakukan dengan intens meskipun terbatas oleh waktu latihan yang harus menyesuaikan dengan jadwal belajar. Menurutnya, disiplin dan kekompakan menjadi kunci utama tim Madtsansa hingga berhasil menembus semifinal.

“Latihan kami tidak selalu lama, tapi fokus. Anak-anak belajar membaca meta, memantapkan role masing-masing, dan yang paling penting adalah menjaga komunikasi tim. Semifinal berlangsung cukup ketat, namun mereka menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Saya sangat bangga,” kata Dody.

Dari sisi pemain, para anggota tim merasakan sendiri ketatnya persaingan dalam turnamen tersebut. Raffasya, salah satu pemain utama, mengaku bahwa kompetisi tersebut menjadi pengalaman berharga baginya. Ia memegang peran penting sebagai jungler dan menilai bahwa turnamen ini mengajarkannya banyak hal.

“Tantangannya cukup berat karena tim-tim lain juga kuat. Tapi kami selalu berusaha tenang dan percaya pada strategi yang sudah disiapkan. Walaupun belum bisa juara satu, tapi kami senang bisa membawa pulang juara tiga untuk Madtsansa,” ujar Raffasya.

Sementara itu, Huda, yang bertugas sebagai roamer, mengungkapkan rasa bangganya dapat mewakili madrasah dalam ajang bergengsi tersebut. Menurutnya, dukungan dari teman-teman, guru, dan pembimbing menjadi dorongan besar selama kompetisi berlangsung.

“Kami merasa didukung penuh, jadi bisa bermain lebih percaya diri. Setiap pertandingan memberikan pelajaran baru. Yang paling penting, kami bisa menunjukkan bahwa siswa Madtsansa juga mampu bersaing di dunia e-sport,” jelas Huda.

Capaian tim e-sport Madtsansa ini mendapat sambutan positif dari warga madrasah. Banyak guru dan siswa memberikan ucapan selamat kepada tim yang telah mengharumkan nama sekolah dalam kompetisi yang semakin populer di kalangan remaja tersebut.

Kegiatan SKADA Sport and Art Week sendiri merupakan agenda tahunan SMKN 2 Bawang yang bertujuan memberikan ruang bagi pelajar untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga, seni, dan e-sport. Tahun ini, antusiasme peserta meningkat seiring dengan berkembangnya minat terhadap kompetisi digital.

Prestasi juara 3 yang dibawa pulang oleh tim e-sport Madtsansa diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk tidak ragu mengembangkan minat dan bakat di berbagai bidang. Dengan dukungan madrasah serta pembinaan yang konsisten, talenta-talenta muda Madtsansa diyakini mampu meraih pencapaian yang lebih tinggi di kesempatan berikutnya. (Fy)

Skip to content