Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Fatma Kurnianingsih bersinergi dengan Kelompok Penerima Manfaat PKH Pingit 5A RT 02 RW 05 pada Jumat (22/5/2026).
Kegiatan dilaksanakan sebulan sekali , bertempat di rumah Nur Baety. Pertemuan yang berlangsung hangat ini dihadiri 23 anggota dan didampingi langsung oleh Pendamping Sosial PKH, Lukitasari Winastuti.
Kali ini Fatma, mengusung tema “Meningkatkan Iman Meraih Aman”, kegiatan ini bertujuan menguatkan aspek spiritual para penerima manfaat agar bantuan sosial yang diterima tidak hanya menyejahterakan secara materi, tetapi juga menentramkan hati dan kehidupan berkeluarga.
Dalam penyuluhannya, Fatma mengangkat Surah Ath-Thalaq ayat 2 sebagai landasan utama. Ayat tersebut berbunyi: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”
“Takwa adalah kunci. Ketika kita sungguh-sungguh menjaga hubungan dengan Allah, maka jalan keluar dari setiap kesulitan akan Allah bukakan. Rezeki juga akan datang dari arah yang tidak pernah kita duga,” jelas penyuluh di hadapan peserta.
Ia mengaitkan makna ayat dengan kehidupan sehari-hari anggota PKH. Menurutnya, kondisi ekonomi yang terbatas tidak boleh membuat seseorang kehilangan harapan dan ketaatan. Justru di situlah ujian keimanan. Dengan meningkatkan iman melalui shalat, dzikir, dan sedekah, maka ketenangan batin dan keberkahan hidup akan menyertai.
Lukitasari Winastuti selaku pendamping sosial menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai penguatan mental spiritual sangat penting agar program PKH tidak berhenti pada bantuan uang, tetapi melahirkan keluarga yang mandiri, sabar, dan tangguh dalam menghadapi ujian hidup.
“Kami ingin anggota PKH tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tapi juga aman secara batin. Ketika iman kuat, keluarga menjadi sakinah dan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang baik,” ujar Lukitasari.
Peserta tampak antusias dan aktif berdiskusi. Banyak dari mereka berbagi pengalaman bagaimana kesabaran dan doa membantu mereka melewati masa sulit.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar Allah Swt menguatkan iman seluruh seluruh anggota, melapangkan rezeki, dan menjadikan keluarga yang Sakinah, mawaddah, warahmah.
(n/azd)







