Ujian praktik IPA Kelas 6: Murid MIMAU Ciptakan Sistem Miniatur Sistem Tata Surya

Banjarnegara – Selasa (19/5) MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) adakan ujian praktik Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bagi murid kelas 6 A dan 6 B dengan membuat miniatur sistem tata surya. Kegiatan ini bertujuan mengukur pemahaman murid tentang susunan planet, ciri-ciri benda langit, serta posisi matahari dan planet-planet di galaksi kita secara nyata dan kreatif.

Ujian ini mengajak murid untuk tidak hanya menghafal teori saja. Namun, juga melatih murid untuk dapat membuat miniatur tata surya sesuai dengan urutannya. Wali kelas 6 A, Tismiatin mengatakan bahwa ujian praktik ini dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok diminta untuk membuat miniatur sistem tata surya dengan batas waktu kurang lebih 1 minggu.

Setiap kelompok diminta membuat miniatur yang menampilkan Matahari sebagai pusat, disertai delapan planet dengan ukuran, jarak, dan ciri khasnya masing-masing. Mereka bebas memanfaatkan bahan sederhana dan ramah lingkungan, seperti kardus, bola styrofoam, kertas warna, tanah liat, dan cat air.

Tismi juga mengatakan bahwa miniatur tata surya yang telah selesai dikerjakan selanjutnya akan dinilai dari segi kelengkapan, urutan, dan kreativitas murid dapat membuat sistem tata surya.

“Penilaian dalam praktik ini dinilai dari segi kelengkapan tata surya, urutan antar planet – planetnya dan juga kreativitas murid dalam membuat, seperti bisa diberi gerakan memutar dan sebagainya,” ujarnya.

Salah satu murid kelas 6 A, Faizah Mutia Tsani mengatakan dalam pembuatan sistem tata surya ia dan kelompoknya membutuhukan waktu 1 minggu lebih untuk dapat menyelesaikan tugas praktik tersebut. Faizah juga mengatakan bahan yang digunakan untuk membuat miniatur berupa styrofoam, clay dan bola kecil yang berlapis tiga. Dalam pembuatannya Faizah dan kelompok mengaku kesulitan dalam membuat, namun hal itu bisa diselesaikan dengan baik oleh Faizah dan kelompoknya.

“Bahannya kita beli sendiri ust, ada styrofoam, clay sama bola kecil yang kita gunting jadi 3 lapisan dan buat sulit ust, tapi kita bagi tugas supaya lebih mudah dan cepat selesai,” ucap Faiza.

Dengan menggunakan metode pembelajaran praktik seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap ilmu pengetahuan dan alam semesta serta menambah pengetahuan murid mengenai sistem tata surya. (RN).

Skip to content