UJIAN PRAKTIK TAHFIZH KELAS VI MIMAU MINIMAL SIMAAN SEKALI DUDUK JUZ 30

Banjarnegara – MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo atau yang akrab dikenal dengan sebutan MIMAU kembali melaksanakan salah satu rangkaian ujian praktik bagi murid kelas VI tahun pelajaran 2025/2026. Diberi waktu mulai Selasa, 26 Mei 2026 madrasah melaksanakan ujian praktik Tahfizh yang diikuti oleh seluruh murid kelas 6A dan 6B dengan jumlah total 47 murid.(26/5)

Kegiatan ujian praktik Tahfizh ini berlangsung seusai dengan perolehan siswa minimal satu juz yaitu Juz 30. Adapun yang sudah usai Juz 30, berarti Juz 1, 2, atau 3 dan seterusnya. Jadi menyesuaikan kemampuan menghafal tiap siswa, namun diwajibkan lulus dari MIMAU minimal menguasai satu Juz.

Para murid mengikuti ujian secara bergiliran di hadapan guru penguji untuk menyetorkan hafalan surat-surat Al Qur’an yang telah dipelajari selama mengikuti program Tahfizh di madrasah. Dalam pelaksanaannya, murid diminta membaca hafalan dengan tartil, memperhatikan makharijul huruf, panjang pendek bacaan, serta kelancaran hafalan. Selain hafalan, beberapa murid juga diuji ketepatan tajwid dan kemampuan melanjutkan ayat yang dibacakan oleh penguji. Para murid tampak antusias dan berusaha memberikan kemampuan terbaik mereka selama ujian berlangsung.

Suasana ujian berjalan khidmat dan penuh semangat. Dukungan serta bimbingan dari guru Tahfizh dan wali kelas turut membantu murid lebih percaya diri dalam mengikuti ujian praktik tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk evaluasi pembelajaran keagamaan sekaligus pembinaan karakter Islami bagi peserta didik.

Kepala madrasah, Wahyul Khomisah sekaligus penguji simaan memberikan apresiasi atas semangat murid dalam mengikuti ujian praktik Tahfizh.

“Kami merasa bangga melihat semangat anak-anak dalam menghafal Al Qur’an. Ujian praktik Tahfizh ini bukan hanya sebagai penilaian akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi Qur’ani yang cinta Al Qur’an dan mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tutur beliau.

Sementara itu, guru Tahfizh sekaligus guru kelas 6A, Tismiatin menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, seluruh murid secara bergantian  mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Kami melihat perkembangan hafalan anak-anak cukup baik dan semoga mereka terus menjaga hafalan Al Qur’annya meskipun nantinya sudah melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ujian praktik Tahfizh ini, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo berharap dapat terus mencetak generasi yang unggul dalam akademik, kuat dalam nilai keagamaan, serta memiliki akhlakul karimah sesuai visi madrasah.(NF)

Skip to content