Banjarnegara – MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo atau yang lebih dikenal dengan sebutan MIMAU kembali melaksanakan ujian praktik bagi murid kelas VI tahun pelajaran 2025/2026. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026 adalah ujian praktik mata pelajaran Bahasa Indonesia yang berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para murid.(25/5)
Kegiatan ujian praktik ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan didampingi guru penguji dan wali kelas. Dalam ujian praktik Bahasa Indonesia tersebut, murid diuji kemampuan berbicara, membaca, dan menyampaikan informasi dengan baik dan benar menggunakan Bahasa Indonesia yang santun.
Bentuk praktik yang dilaksanakan membuat cerita pendek atau yang biasa dikenal dengan singkatan cerpen di kalangan anak-anak. Setelah itu murid diperintahkan untuk membaca teks dengan lafal dan intonasi yang tepat, hingga praktik bercerita di depan kelas. Para murid tampak berusaha tampil percaya diri saat menyampaikan materi di hadapan guru penguji maupun teman-temannya.
Suasana ujian berlangsung kondusif dan penuh semangat. Meski ada beberapa murid yang terlihat gugup, namun mereka tetap mampu menyelesaikan tugas praktik dengan baik. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk melatih keberanian murid dalam berbicara di depan umum sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.
Kepala madrasah, Wahyul Khomisah menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan ujian praktik tersebut.
“Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang harus dikuasai dengan baik oleh peserta didik. Melalui ujian praktik ini, kami berharap murid mampu berkomunikasi dengan santun, percaya diri, dan terampil dalam menyampaikan pendapat maupun informasi,” beliau menyampaikan.
Sementara itu, guru kelas 6B Endro Prasetyo juga memberikan tanggapan positif terhadap semangat murid selama mengikuti ujian praktik.
“Anak-anak menunjukkan usaha yang luar biasa. Mereka berlatih dengan sungguh-sungguh sebelum pelaksanaan ujian sehingga hasil yang ditampilkan juga cukup baik. Semoga pengalaman ini dapat menambah keberanian dan kemampuan komunikasi mereka,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ujian praktik Bahasa Indonesia ini, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo berharap seluruh murid kelas VI dapat mengembangkan kemampuan literasi, komunikasi, dan rasa percaya diri sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.(NF)







