Undang Orang Tua, Kelas Unggulan Riset MTs Negeri 1 Banjarnegara Sosialisasikan Program

Banjarnegara – Sebagai salah satu kelas unggulan di MTs Negeri 1 Banjarnegara, kelas riset mempunyai program khusus yang sudah dirancang sesuai dengan jenjang kelas. Banyak agenda yang wajib diikuti siswa kelas riset, terutama berkaitan dengan pelaksanaan penelitian. Kelas riset sendiri merupakan kelas yang mencetak siswa menjadi seorang peneliti. Program yang sudah dirancangpun disampaikan kepada seluruh orang tua wali murid kelas riset MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Kamis (21/9) di masjid Darul Ulum, tim kelas unggulan Riset MTs Negeri 1 Banjarnegara yakni Tri Widayati, Musfiatul Muniroh dan Nurwachidin Supriyatno berkesempatan memaparkan program kelas riset di hadapan para orang tua wali murid. Musfi menyampaikan bahwa setiap tahun ada event lomba yang bisa diikuti siswa, baik tingkat nasional maupun tingkat internasional.

“Setiap tahun pasti ada lomba yang bisa diikuti siswa kelas riset salah satunya, ajang unggulan Kementerian Agama RI-Myres untuk tingkat nasional. Sedangkan tingkat internasional juga ada WISPO, ISIF, dan beberapa lomba lain. Piagam atau sertifikat yang didapat siswa dalam lomba-lomba ini akan sangat bermanfaat untuk siswa melanjutkan ke jenjang berikutnya,” jelas Musfi.

Tri Widayati menambahkan bahwa alumni MTs Negeri 1 Banjarnegara, dari program riset berhasil menggunakan piagam penghargaan mereka dalam seleksi penerimaan peserta didik baru jenjang SLTA.

“Vanina yang mendapat medali perunggu di event internasional berhasil menduduki peringkat 1 pada penerimaan peserta didik baru di salah satu SMA di Banjarnegara. Begitu juga dengan Azzah, peraih perunggu di event internasional yang menyusul Vanina di peringkat 2 SMA yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa kelas riset MTs Negeri 1 Banjarnegara sangat memungkinkan mengantarkan siswa lebih dekat dengan impian.” Ujarnya.

Yuniyati, wakil kepala urusan kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara menambahkan bahwa siswa kelas riset sudah sangat hebat.

“Siswa kelas riset itu sudah di tahap yang tidak semua siswa bisa. Siswa MTs sudah dituntun untuk dapat mengerjakan skripsi, dan sejenis tugas akhir para mahasiswa. Mereka diajari membaca jurnal, membuat penelitian. Ini semua adalah bagian dari upaya kami membantu siswa agar punya bekal yang bermanfaat untuk ke depannya,” jelas Yuni.

Para pembimbing riset akan terus berbenah, memberikan yang terbaik untuk para siswa kelas riset. Semua program dan rancangan akan terus diupayakan demi menyukseskan siswa kelas riset MTs Negeri 1 Banjarnegara. (Lin)

Skip to content