12 Siswa MAN 1 Banjarnegara lolos SNMPTN 2021

Banjarnegara – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Senin (22/3) menyatakan 12 siswa MAN 1 Banjarnegara lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021.

Kepala Madrasah, Sunaryo menyampaikan bahwa jumlah siswa yang mendaftar SNMPTN 68 siswa. Dari total pendaftar, 12 siswa lolos atau 17,6% siswa diterima di UGM, IPB, UNSOED dan ISI Surakarta. “Saya mengucapkan terima kasih kepada tim khusunya BK yang telah mendampingi mereka secara totalitas. Selamat kepada siswa yang lolos teriring doa semoga perjalanan selanjutnya lebih lancar dan sukses,” ucapnya.

Sigit Sugiyanto, Guru BK membenarkan hal tersebut serta menambahkan dari 12 siswa, 8 diantaranya masuk Bidikmisi dan selebihnya reguler.

“Siswa yang masuk Bidikmisi adalah Syauqi Nurbaeti (Sistem Informasi Geografi, UGM), Wafiq Azizah (Kimia, IPB), Luthfiah Nuraeni (Akuntansi, Unsoed), Sjulfa Khofifah Rizqiana (Biologi, Unsoed), Annisa Fauziah Nursalim (Agroteknologi, Usoed), Anita Rahmatika (Akuntansi, Unsoed), Jaka Dana Pratama (Teknik Sipil, Unsoed), Farhah Citra Fani (Sastra Inggris, Unsoed). Sedangkan yang reguler, Adinda Nilam S (Televisi dan Film, ISI Surakarta), Luthfiyah Turohmah (Pendidikan Bahasa Indonesia, Unsoed), Mahasti Suci Maharani (Sastra Inggris, Unsoed), Sisca Dwi Caroline (Ilmu Hukum, Unsoed),” jelasnya

Lebih lanjut beliau juga menyatakaan bawah MAN 1 masih menunggu SPAN PTKIN, seleksi perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri. Banyak siswa yang mendaftar di sana terutama sekali mereka yang program Kegamaan.

Beberapa siswa menuturkan merasa bahagia dan tidak menyangka bisa lolos SNMPTN.

“Saya bahagia dan terharu. benar-benar tidak menyangka kalau diterima di teknik sipil.Karena dengar-dengar di teknik sipil itu persaingannya ketat sekali,” terang Jaka

Wafiq menyampaikan rasa syukur karena diterima di IPB Bidikmisi dan ingin membuat bangga orang tua dengan belajar dan berusaha sungguh-sungguh.

 “Saya seneng banget dan sempat tidak percaya ketika melihat pengumuman.Betul-betul saya tidak menyangka bisa tembus UGM,” ungkap Syauqi

Adinda Nilam Syafira mengaku bahwa dirinya sangat bersyukur diterima di ISI Prodi Televisi dan film karena mengikuti passion dan menurutnya industri film dan pertelevisian ke depan makin cerah. (swh/ak)