MTs Negeri 1 Banjarnegara Laksanakan Apel Pembukaan P5RA Tema Kewirausahaan

Banjarnegara (Humas)  – MTs Negeri 1 Banjarnegra resmi membuka rangkaian kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA) pada Senin (22/9). Pembukaan dilakukan melalui apel bersama di lapangan indoor madrasah, yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX, para guru, serta tenaga kependidikan.

Kegiatan apel tersebut sekaligus menjadi ajang penyampaian alur aktivitas P5RA yang terdiri dari lima tahapan utama: pengenalan, kontekstualisasi, aksi, refleksi, dan tindak lanjut. Pada tahun ini, P5RA mengangkat tema “Panen Cuan dengan Meramu Herbal Taste Milenial” dengan fokus pada kewirausahaan dan pemanfaatan kekayaan rempah lokal.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Banjarnegara, H. Yatiman menegaskan bahwa P5RA bukan sekadar proyek belajar, tetapi sarana pembentukan karakter siswa agar lebih kreatif, inovatif, sekaligus memiliki akhlak mulia.

“Melalui P5RA ini, anak-anak tidak hanya belajar membuat produk minuman herbal, tetapi juga bagaimana menjaga lingkungan, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta menanamkan nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin. Harapan saya, kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang shaleh sosial, peduli lingkungan, dan mampu menciptakan karya bermanfaat,” ujar Yatiman.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hj. Yuniyati, menjelaskan bahwa alur P5RA dirancang untuk mengintegrasikan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

“Pada tahap pengenalan, siswa akan menggali isu kesehatan dan kelangkaan tanaman herbal pasca COVID-19. Tahap kontekstualisasi mengajak mereka mencari solusi, misalnya ide wirausaha minuman herbal. Selanjutnya pada tahap aksi, mereka mempraktikkan pembuatan produk, menghitung biaya produksi, hingga promosi. Tahap refleksi akan digunakan untuk evaluasi, dan terakhir tindak lanjut berupa gelar karya serta pemasaran produk,” paparnya.

Menurutnya, model ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman nyata.

Ketua Tim P5RA, Hj. Asih Wijayanti, menyampaikan bahwa siswa akan diajak terlibat aktif sejak awal. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik nyata dalam dunia kewirausahaan.

“Anak-anak akan membuat brand, logo, hingga yel-yel kampanye hidup sehat dengan minuman herbal. Mereka belajar menghitung harga pokok penjualan, membuat iklan, bahkan memasarkan produk melalui media sosial. Jadi, kegiatan ini dikemas menyenangkan sekaligus mendidik,” ungkap Asih.

Ia juga menambahkan bahwa proyek ini sangat relevan dengan tren gaya hidup back to nature yang semakin berkembang di masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris P5RA, Novia Fajriati Alqomar,  menekankan bahwa kegiatan ini menjadi peluang besar untuk mengembangkan potensi siswa di berbagai bidang.

“Lewat P5RA, kami berharap siswa tidak hanya pandai di kelas, tetapi juga terampil berwirausaha, mampu berpikir kritis, kreatif, serta peduli pada kelestarian lingkungan. Misalnya, mereka akan menanam tanaman herbal di sekitar madrasah dan membagikannya kepada masyarakat. Ini bentuk nyata kontribusi siswa bagi lingkungan,” tutur Novia.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan kegiatan akan dijaga melalui program tindak lanjut, seperti pemasaran produk herbal buatan siswa dan pembiasaan pola hidup sehat.

Apel pembukaan berlangsung khidmat namun penuh semangat. Para siswa terlihat antusias mendengarkan penjelasan alur kegiatan yang akan mereka jalani selama beberapa minggu ke depan. Yel-yel dan tepuk semangat turut menggema, menambah suasana meriah di lapangan indoor madrasah.

Dengan digelarnya kegiatan P5RA ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap dapat mencetak peserta didik yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur, peduli lingkungan, serta berkarakter mulia sesuai dengan nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin. (Lin/La)

Skip to content