KUA Sigaluh Ajak Jamaah Lakukan Muhasabah untuk Perkuat Keimanan dan Ketahanan Spiritual

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sigaluh melalui Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) terus menguatkan pembinaan keagamaan masyarakat. Pada Jumat (28/11/2025), PAIF KUA Sigaluh, Samsul Chusen, memberikan pembinaan muhasabah bulanan kepada jamaah Majelis Taklim Al-Hidayah Bojanegara.

Muhasabah atau introspeksi diri merupakan upaya menilai kembali perbuatan, ucapan, dan pikiran yang telah dilakukan. Kegiatan ini bertujuan memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta membentuk pribadi yang lebih matang secara spiritual.

Dalam penyampaiannya, Samsul Chusen menekankan pentingnya memperbanyak rasa syukur sebagai pintu masuk perbaikan diri.

“Ada banyak hal yang harus terus kita syukuri. Jangan membandingkan nikmat dengan orang yang berada di atas kita, karena hal itu dapat menjadikan kita kufur nikmat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melihat kondisi orang yang mendapat cobaan dapat menumbuhkan rasa syukur yang lebih mendalam.

Samsul juga mengajak jamaah untuk mengambil hikmah dari bencana tanah longsor yang terjadi di Pandanarum.

“Musibah dapat datang kapan saja. Dari peristiwa tersebut, mari kita mengambil ibrah dengan memperbaiki diri dan memperbanyak ingat kepada Allah Swt., agar hidup kita senantiasa berada dalam keridaan-Nya,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Samsul turut berbagi pengalaman selama bertugas di Posko Keagamaan Kemenag di wilayah terdampak bencana. Kisah tersebut disampaikan sebagai refleksi agar jamaah lebih menguatkan iman dan ketakwaan.

Menutup kegiatan, Samsul mengajak jamaah untuk mendoakan para korban.

“Semoga warga Situkung Pandanarum yang wafat diberi tempat terbaik di sisi Allah Swt., dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kemudahan,” pungkasnya.

KUA Sigaluh berkomitmen terus menghadirkan program pembinaan keagamaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatan ketahanan keluarga dan spiritualitas umat.

(ks/ azd)

Skip to content