Hujan Lebat Tak Menghentikan Dakwah: Apa Pesan Penting yang Disampaikan Penyuluh KUA Rakit?

Banjarnegara (Humas) — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Rakit tidak menghalangi langkah seorang penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit untuk tetap menjalankan tugas dakwah di Desa Situwangi. Dengan penuh komitmen, ia menempuh perjalanan di tengah cuaca buruk agar jamaah tidak kecewa dan kegiatan tetap berjalan sesuai jadwal.

Sesampainya di majelis taklim Situwangi, para jamaah menyambut kedatangannya dengan haru. Walaupun dalam kondisi basah karena hujan, penyuluh langsung memulai ceramah yang bertema “Taqwa Sebagai Kunci Bahagia.”

Dalam materinya, ia menjelaskan bahwa kebahagiaan sejati tidak bergantung pada harta atau kedudukan, namun lahir dari ketakwaan dan kedekatan seorang hamba kepada Allah. “Taqwa adalah sumber ketenangan. Orang bertakwa akan dimudahkan urusannya, diberi jalan keluar, dan hatinya dijaga oleh Allah,” terangnya di hadapan jamaah.

Ia juga mengajak masyarakat Situwangi untuk meningkatkan ibadah, menjaga perilaku, serta menguatkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ketakwaan bukan hanya dalam ibadah mahdhah, tetapi juga tercermin dalam sikap, kejujuran, dan kepedulian sosial.

Kajian berlangsung khidmat dan hangat meski di tengah suara hujan yang terus turun. Para jamaah mengaku sangat mengapresiasi kehadiran penyuluh yang tetap datang meski kondisi cuaca tidak mendukung. “Ini bukti kesungguhan beliau. Kami sangat bersyukur dan terinspirasi,” ujar salah seorang jamaah.

Pihak KUA Rakit menyampaikan bahwa dedikasi tersebut menjadi teladan bahwa pelayanan keagamaan harus diberikan dengan sepenuh hati, kapan pun dan dalam kondisi apa pun. 

(sks/ azd) 

Skip to content