Banjarnegara – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui kegiatan aksi penggalangan dana untuk korban bencana banjir yang melanda wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (9/12) bertempat di lapangan indoor madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa serta guru dan tenaga kependidikan (GTK) Madtsansa. Dengan penuh rasa empati, seluruh warga madrasah memberikan infak terbaiknya guna membantu meringankan beban para korban bencana yang saat ini sedang membutuhkan uluran tangan.
Kegiatan dimulai sejak pagi dengan pengarahan oleh tim humas dan kesiswaan, kemudian dilanjutkan dengan sesi pengumpulan dana secara langsung ke setiap kelas hingga berakhir dengan doa bersama untuk keselamatan dan pemulihan para korban. Suasana haru dan penuh solidaritas tampak menyelimuti kegiatan tersebut. Para siswa terlihat antusias mengulurkan bantuan seikhlasnya, mulai dari uang saku harian hingga tabungan pribadi yang mereka kumpulkan untuk ikut membantu sesama.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa bangga atas kepedulian para siswa dan GTK. Menurutnya, kepekaan sosial adalah nilai penting yang harus ditanamkan sejak dini kepada generasi pelajar.
“Aksi ini bukan sekadar mengumpulkan dana, tetapi merupakan edukasi tentang bagaimana kita berbagi dan peduli kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit kembali,” tuturnya. Ia juga berharap kegiatan-kegiatan sosial seperti ini dapat terus digiatkan sebagai karakter Madtsansa yang religius dan peduli.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Urusan Humas Linara turut menyampaikan bahwa kegiatan penggalangan dana ini merupakan tindak lanjut surat pemberitahuan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah mengenai dukungan bantuan sosial bagi wilayah terdampak. Ia menjelaskan bahwa uang hasil penggalangan dana nantinya akan dikirim melalui rekening resmi Tim Bantuan Sosial Kanwil Kemenag.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan dari Madtsansa tersalurkan dengan aman dan tepat sasaran. Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dengan tulus,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Urusan Kesiswaan Ikhsanudin menambahkan bahwa keterlibatan siswa dalam aksi kemanusiaan seperti ini merupakan strategi pembinaan karakter sosial dan empati.
“Kami ingin siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap penderitaan orang lain. Hari ini mereka belajar bahwa berbagi tidak harus menunggu berlebih. Sedikit yang disumbangkan dengan ikhlas sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Salah satu pegawai Madtsansa, Rosidin, juga menyampaikan rasa syukurnya bisa terlibat dalam kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa kepedulian sosial adalah nilai yang harus terus diwariskan.
“Melihat anak-anak ikut menyisihkan uang saku mereka benar-benar menyentuh hati. Semoga apa yang diberikan menjadi ladang amal jariyah bagi kita semua,” ucapnya.
Dari sisi peserta didik, Naufal, siswa kelas 7B, mengaku senang dapat ikut berpartisipasi meski dengan nominal yang tidak seberapa.
“Saya kasihan melihat orang-orang yang rumahnya rusak karena banjir. Saya ingin membantu agar mereka bisa kembali tinggal dengan nyaman,” katanya.
Ungkapan serupa disampaikan Gaida Gading, siswa kelas 9E. Ia berharap bantuan dari Madtsansa dapat bermanfaat.
“Semoga bantuan kecil dari kami bisa membantu mengurangi beban mereka. Kami mendoakan agar para korban diberi ketabahan dan segera pulih seperti sedia kala,” harapnya.
Kegiatan penggalangan dana berlangsung dengan tertib hingga seluruh siswa dan GTK selesai memberikan kontribusi masing-masing. Dana yang terkumpul kemudian dihitung bersama oleh panitia dan akan segera disalurkan melalui jalur bantuan resmi.
Dengan terselenggaranya aksi ini, Madtsansa kembali membuktikan bahwa lingkungan pendidikan bukan hanya tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan empati sosial. Semangat berbagi dan membantu sesama diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap warga MTs Negeri 1 Banjarnegara sehingga kelak mampu menjadi generasi yang tak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan peduli. (Fy)







