Dua Siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara Matangkan Persiapan Lomba English Speech

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi akademik dan nonakademik peserta didik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan persiapan lomba English Speech yang diikuti oleh dua siswa terbaik, yakni Daud Amar Faozan dari kelas 9H dan Dzikir Aluna Transkiko dari kelas 8A Unggulan Riset. Kegiatan latihan intensif ini dilaksanakan pada Jum’at (12/12) bertempat di ruang kelas digital MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Lomba English Speech tersebut diselenggarakan oleh MA Al Fatah Banjarnegara dan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 15 Desember 2025. Persiapan dilakukan secara serius dan terstruktur, dimulai setelah kegiatan shalat Jum’at, dengan pendampingan langsung dari pembina yang berpengalaman, Agustina Dewi Merdekawati, yang akrab disapa Mom Dewi.

Dalam sesi latihan, masing-masing siswa mempersiapkan pidato berbahasa Inggris dengan tema besar kedisiplinan. Daud Amar Faozan mengangkat judul pidato “Discipline and Future Dreams”, yang menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi dalam meraih cita-cita di masa depan. Sementara itu, Dzikir Aluna Transkiko yang akrab disapa Tessa membawakan pidato berjudul “Delay for Leisure Now, for the Glory One”, sebuah pesan inspiratif tentang menunda kesenangan sesaat demi meraih keberhasilan yang lebih besar.

Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan MTs Negeri 1 Banjarnegara, Ikhsanudin, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kesungguhan para siswa dalam mempersiapkan diri. Ia menegaskan bahwa madrasah selalu memberikan dukungan penuh terhadap siswa yang berprestasi dan berani tampil di ajang kompetitif.

“Keikutsertaan Daud dan Dzikra dalam lomba English Speech ini merupakan bagian dari pembinaan karakter, keberanian, serta kemampuan berbahasa asing siswa. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi mereka, baik untuk prestasi akademik maupun pengembangan diri,” ujarnya.

Ikhsanudin juga menambahkan bahwa pemanfaatan ruang kelas digital menjadi salah satu strategi madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan latihan.

“Fasilitas digital kami dorong untuk mendukung kreativitas dan kepercayaan diri siswa, termasuk dalam latihan public speaking seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Mom Dewi selaku pembimbing menjelaskan bahwa latihan difokuskan pada penguatan pengucapan (pronunciation), intonasi, ekspresi, serta penguasaan materi pidato. Menurutnya, kedua siswa memiliki potensi yang sangat baik dan menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Daud dan Dzikra sama-sama memiliki karakter pidato yang kuat. Tantangan kami adalah memaksimalkan kepercayaan diri dan konsistensi penyampaian pesan. Tema disiplin yang mereka bawakan sangat relevan dengan kehidupan pelajar,” jelas Mom Dewi.

Ia juga menekankan pentingnya latihan yang berkelanjutan dan disiplin waktu.

“Latihan setelah shalat Jum’at ini menjadi bukti komitmen mereka. Saya optimistis keduanya dapat tampil maksimal saat lomba nanti,” imbuhnya.

Daud Amar Faozan mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya dapat mewakili madrasah.

“Saya merasa bangga dan tertantang. Melalui pidato Discipline and Future Dreams, saya ingin menyampaikan bahwa disiplin adalah kunci untuk meraih mimpi. Mohon doa agar saya bisa tampil percaya diri dan memberikan yang terbaik,” ungkap Daud.

Hal senada disampaikan oleh Dzikra. Ia mengaku termotivasi untuk terus berlatih dan belajar dari pengalaman ini.

“Judul pidato saya Delay for Leisure Now, for the Glory One mengajak kita untuk fokus pada tujuan besar. Saya berterima kasih kepada madrasah dan Mom Dewi atas bimbingannya,” tuturnya.

Dengan persiapan yang matang, dukungan madrasah, serta semangat belajar yang tinggi dari para siswa, MTs Negeri 1 Banjarnegara optimistis dapat meraih hasil terbaik dalam ajang English Speech di MA Al Fatah Banjarnegara. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat yang lebih luas. (Lin)

Skip to content