Program Bengkel Hati Hadir di Terminal Mandiraja, Penyuluh Agama Rangkul Anak Punk Secara Humanis

Banjarnegara (Humas) – Suasana berbeda tampak di Terminal Mandiraja hari ini Kamis (16/4/2026) ketika para penyuluh agama Islam Mandiraja yang tergabung dalam program Bengkel Hati menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan bagi komunitas anak punk, belum lama ini. Kegiatan tersebut berlangsung santai, penuh keakraban, dan dikemas dalam bentuk diskusi terbuka sehingga peserta merasa nyaman untuk berbagi cerita dan pengalaman hidup.

Program Bengkel Hati yang diinisiasi oleh Penyuluh Agama Islam Mandiraja ini bertujuan untuk memberikan pendampingan spiritual, motivasi hidup, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dengan pendekatan yang lebih humanis dan inklusif. Tidak hanya sekadar ceramah, para penyuluh juga membuka ruang dialog, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan solusi yang membumi sesuai dengan kondisi peserta.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk komunitas anak punk yang selama ini sering dipandang sebelah mata.

“Kami ingin menghadirkan dakwah yang menyejukkan, bukan menghakimi. Bengkel Hati hadir sebagai ruang aman untuk berbagi, belajar, dan memperbaiki diri bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta. Salah satunya disampaikan oleh Susanto, Ketua Anak Punk Mandiraja.

“Kami merasa dihargai dan tidak dihakimi. Biasanya orang melihat kami sebelah mata, tapi di sini kami diajak ngobrol santai, didengarkan, dan diberi semangat untuk berubah lebih baik,” ungkap Susanto.

Hal senada juga disampaikan oleh Imam Hambali, Pembina Anak Punk Mandiraja. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kedekatan emosional dan memberikan arah yang lebih baik bagi anak-anak binaannya.

“Pendekatan seperti ini sangat efektif. Tidak menggurui, tapi merangkul. Anak-anak jadi lebih terbuka dan mau menerima nilai-nilai kebaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Hendriyanto, Ketua Pengelola Anak Punk Mandiraja, berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

“Kami berharap Bengkel Hati bisa rutin hadir. Ini sangat membantu kami dalam membina teman-teman agar punya semangat hidup dan tujuan yang lebih jelas,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara penyuluh agama dan komunitas masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih harmonis, serta membuka jalan bagi perubahan positif melalui pendekatan yang penuh empati dan kasih sayang.

Skip to content