Banjarnegara (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat melalui kegiatan pengajian rutin yang dilaksanakan di Masjid Baiturohman, Desa Somawangi, pada Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata peran KUA dalam mendorong penguatan nilai-nilai keislaman, khususnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Pengajian yang diikuti puluhan jamaah tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Dian Setiadi sebagai pemateri.
Dalam kesempatan itu, ia mengupas kandungan hadis ke-3 dan ke-4 dari Kitab Al-Usfuriyah karya Syekh Muhammad bin Abu Bakar, dengan fokus pada pentingnya membantu sesama serta memuliakan ulama sebagai bagian dari ajaran Islam.
Dalam penyampaiannya, Dian Setiadi menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu kunci utama dalam meraih pertolongan Allah Swt.
“Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya. Jika kita ingin dimudahkan urusan oleh Allah, maka mudahkanlah urusan orang lain,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa praktik solidaritas sosial tidak harus menunggu dalam kondisi berkecukupan. “Tidak harus menunggu kaya untuk membantu. Hal sederhana seperti senyum, tenaga, bahkan doa sudah termasuk bentuk pertolongan yang bernilai di sisi Allah Swt,” tambahnya.
Selain itu, Dian Setiadi turut menyampaikan kisah inspiratif dari kitab tersebut tentang seorang hamba saleh yang mendapatkan keberkahan umur karena kedermawanannya membantu fakir miskin. Menurutnya, kisah tersebut menjadi pelajaran bahwa sedekah dan kepedulian sosial dapat membawa dampak besar dalam kehidupan. “Apa yang kita berikan tidak akan mengurangi harta, justru akan dilipatgandakan oleh Allah dengan cara yang tidak disangka,” jelasnya.
Sementara itu, pengasuh majelis, Ahmad Bintoro, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan pembinaan yang didorong oleh KUA Mandiraja di tengah masyarakat. “Kami berharap jamaah tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Mandiraja terus berupaya hadir sebagai penggerak pembinaan umat, tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai sosial keagamaan. Pengajian rutin ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk saling peduli, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh keberkahan.
(m/azd)







