Menguatkan Hati, Menenangkan Jiwa: Penyuluh KUA Purwanegara Bina Lansia dengan Dakwah Sejuk

Banjarnegara (Humas) — Peran penyuluh agama Islam dalam membina masyarakat kembali terlihat nyata melalui kegiatan bimbingan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Heri Sutikno, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (21/4/2026) di Desa Kutawuluh, tepatnya di kelompok binaan Posyandu ILP Krida Lestari 1.

Bertempat di rumah salah satu kader, Rusminah, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta yang mayoritas merupakan kalangan lansia. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa sejak awal hingga akhir kegiatan.

Dalam penyuluhan tersebut, Heri Sutikno mengangkat tema ‘Kunci Kebahagiaan Menurut Islam’, sebuah tema yang sangat relevan dengan kondisi masyarakat, khususnya para lansia yang tengah menjalani fase kehidupan dengan berbagai pengalaman dan tantangan.

Dalam pemaparannya, Heri Sutikno menjelaskan bahwa kebahagiaan dalam Islam tidak semata-mata diukur dari harta, jabatan, maupun kenikmatan duniawi. Ia menekankan bahwa kebahagiaan sejati terletak pada hati yang dekat dengan Allah SWT, penuh rasa syukur, sabar dalam menghadapi ujian, serta senantiasa memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

“Banyak orang mencari bahagia ke mana-mana, padahal kuncinya ada dalam hati yang tenang karena dekat dengan Allah. Orang yang pandai bersyukur dan sabar, insyaAllah hidupnya akan terasa lebih ringan dan penuh makna,” tutur Heri dalam penyampaiannya.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sesekali suasana menjadi hangat dengan candaan ringan yang disampaikan penyuluh, sehingga materi yang disampaikan terasa lebih mudah dipahami dan tidak membosankan, khususnya bagi peserta lansia.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan mental spiritual bagi para peserta. Tidak hanya menerima materi, para lansia juga diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman hidup, yang kemudian dikaitkan dengan nilai-nilai keislaman.

Sementara itu, Septi bidan desa setempat turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada penyuluh agama dari KUA Kecamatan Purwanegara. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas sinergi yang selama ini terjalin dalam membina masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada penyuluh dari KUA yang selalu siap membersamai kegiatan pembinaan di masyarakat, khususnya di posyandu. Kehadiran beliau sangat membantu dalam memberikan penguatan rohani kepada para lansia,” ungkapnya.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan spiritual. Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan penyuluh agama menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan masyarakat yang sehat lahir dan batin.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para peserta, khususnya lansia, dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang, bahagia, dan penuh keberkahan sesuai dengan tuntunan ajaran Islam. 

(rp/azd)

Skip to content