Banjarnegara (Humas) – Langkah awal menuju gerbang rumah tangga yang harmonis resmi dimulai oleh pasangan calon pengantin (catin) asal Desa Sokaraja, Arya Afriyadi dan Naela Faridatunisa. Bertempat di Ruang Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan pada Senin (25/5/2026), sejoli ini sukses melewati tahapan krusial berupa pemeriksaan berkas pendaftaran nikah dengan lancar dan penuh khidmat.
Proses verifikasi ini dipimpin langsung oleh Nasta’in, Penghulu KUA Pagentan yang dikenal teliti dan humanis. Tidak sekadar memeriksa kelengkapan administratif dan kecocokan identitas kedua catin, Nasta’in juga melakukan validasi ketat terhadap wali nikah dari pihak perempuan yang turut hadir mendampingi. Langkah preventif ini diambil demi menjamin keabsahan pernikahan, baik dari segi hukum positif negara maupun syariat agama Islam.
Menariknya, agenda yang biasa terkesan kaku dan menegangkan ini justru berlangsung dalam atmosfer yang sangat cair. Di sela-sela pemeriksaan dokumen, Nasta’in menyelipkan candaan ringan yang berhasil mencairkan suasana, memancing senyum dan tawa bahagia dari kedua mempelai serta keluarga yang hadir.
“Pemeriksaan berkas ini bukan sekadar urusan birokrasi di atas kertas. Ini adalah ruang edukasi awal di mana kita menanamkan fondasi mental, pentingnya komunikasi, serta kesiapan spiritual sebelum mereka mengarungi bahtera rumah tangga,” ujar Nasta’in.
Selain memberikan wejangan bagi Arya dan Naela, sang penghulu juga memberikan pembekalan khusus kepada ayah kandung catin perempuan. Nasta’in memotivasi sang wali agar bersedia dan siap untuk mengikrarkan sendiri ijab kabul pada hari-H nanti. Menurutnya, momen seorang ayah menikahkan putrinya adalah salah satu momen paling sakral dan emosional dalam hidup. Oleh karena itu, kesiapan mental sang wali juga harus dijaga agar prosesi dapat berjalan dengan tenang dan mantap.
Melalui pendekatan pelayanan yang presisi namun tetap menyentuh sisi humanis ini, KUA Kecamatan Pagentan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mengantarkan para calon pengantin di Banjarnegara tidak hanya siap secara dokumen, tetapi juga matang lahir dan batin demi mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
(nt/azd)







