Semarak HUT RI, Siswa MIFABARA Meriahkan Kemerdekaan dengan Beragam Lomba

Banjarnegara – Semangat kemerdekaan terasa semakin hidup di MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para siswa mengikuti berbagai perlombaan yang dikemas meriah, edukatif, dan penuh keceriaan.(18/8)

Sejak kegiatan dimulai, halaman madrasah dipenuhi wajah-wajah ceria para siswa. Sorak dukungan teman-teman terdengar dari berbagai sudut, mengiringi setiap peserta yang berusaha memberikan penampilan terbaiknya. Beragam lomba menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar tentang sportivitas, keberanian, kerja sama, dan rasa percaya diri.

Kepala MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan HUT RI bukan hanya untuk memeriahkan suasana kemerdekaan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa.

“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa kemerdekaan adalah sesuatu yang harus disyukuri. Melalui berbagai lomba, mereka belajar tentang keberanian, sportivitas, kerja sama, dan menghargai teman. Menang atau kalah bukan yang utama, tetapi bagaimana anak-anak berani mencoba dan menikmati prosesnya,” tuturnya.

Para siswa pun tampak antusias mengikuti setiap perlombaan. Ada yang berlomba dengan penuh semangat, ada pula yang menjadi suporter setia bagi teman-temannya. Tawa, tepuk tangan, dan sorak dukungan menjadi warna tersendiri dalam perayaan kemerdekaan di MIFABARA.

Aysha, siswa kelas 5 mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut.

 “Saya senang sekali mengikuti lomba HUT RI. Bisa bermain bersama teman-teman, saling menyemangati, dan belajar untuk tidak mudah menyerah. Walaupun ingin menang, yang paling penting kita tetap kompak dan sportif,” ungkapnya.

Bukan sekadar mencari siapa yang menjadi juara, perlombaan HUT RI di MIFABARA menjadi sarana menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda. Setiap permainan mengajarkan bahwa kemenangan membutuhkan keberanian untuk mencoba, ketekunan untuk berusaha, serta sikap lapang dada ketika hasil belum sesuai harapan.

Di balik kemeriahan lomba, tersimpan pesan sederhana namun bermakna: kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diisi dengan kebaikan dan prestasi. Anak-anak diajak memahami bahwa perjuangan para pahlawan dapat diteruskan melalui belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga persatuan, menghormati sesama, dan mengembangkan potensi diri.

Dari halaman madrasah, semangat Indonesia terus tumbuh. Dari sebuah perlombaan, anak-anak belajar tentang perjuangan. Dan dari keceriaan hari ini, diharapkan lahir generasi hebat yang mampu meneruskan cita-cita para pahlawan. (nas)

Skip to content