Banjarnegara – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Catur Kabupaten Banjarnegara. Mohammad Hafizh Ramadhan kembali menunjukkan ketajamannya di atas papan catur dengan berhasil meraih Juara 2 setelah mencatatkan 6 kemenangan.(26/9)
Menariknya, Hafizh memiliki nilai yang sama dengan peraih Juara 1. Posisi akhir ditentukan berdasarkan perhitungan Solkoff, sehingga Hafizh menempati posisi kedua. Hasil ini sekaligus menunjukkan konsistensi Hafizh dalam mempertahankan prestasinya di dunia catur.
Kali ini Hafizh tidak datang seorang diri. Ia didampingi sejumlah adik kelas yang mulai berani mengikuti kompetisi dan belajar merasakan atmosfer pertandingan catur. Meskipun belum berhasil meraih juara, perjuangan mereka menjadi bagian penting dari proses pembinaan pecatur muda MIFABARA.
Dalam pertandingan tersebut, Fattar berhasil meraih 4 kemenangan, sedangkan Ghani dan Afta masing-masing mencatatkan 3 kemenangan. Najwa meraih 2 kemenangan, termasuk satu kemenangan melalui bye. Sementara itu, Zaka berhasil meraih 3 kemenangan.
Kepala MIFABARA, mengapresiasi semangat seluruh siswa yang telah berani mengikuti kompetisi.
“Prestasi Hafizh tentu menjadi kebanggaan bagi madrasah. Namun, yang tidak kalah penting adalah keberanian anak-anak untuk belajar dan berkompetisi. Hari ini mungkin belum semuanya mendapatkan juara, tetapi mereka sudah mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Semoga semangat Hafizh dapat menjadi inspirasi bagi adik-adiknya untuk terus berlatih dan berkembang,” tuturnya.
Bagi Hafizh sendiri, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Ia menyadari bahwa setiap pertandingan memberikan pelajaran baru. Perolehan enam kemenangan dalam kompetisi kali ini menjadi bukti bahwa latihan, kesabaran, dan pengalaman bertanding memiliki peran penting.
“Saya bersyukur bisa mendapatkan Juara 2. Nilainya sama dengan juara 1, tetapi hasil akhirnya ditentukan dari Solkoff. Bagi saya, yang penting tetap berusaha dan terus belajar dari setiap pertandingan. Saya juga senang bisa bertanding bersama adik-adik kelas. Semoga mereka semakin semangat berlatih dan suatu saat bisa menjadi juara,” ungkap Hafizh.
Hafizh telah menunjukkan jejaknya. Kini, Fattar, Ghani, Afta, Najwa, dan Zaka mulai menapaki papan yang sama. Mungkin hari ini mereka belum berdiri sebagai juara, tetapi setiap kemenangan kecil adalah langkah menuju pengalaman yang lebih besar.(nas)







