Banjarnegara (Humas) – Keterbatasan ekonomi sering kali membuat manusia merasa lemah dan putus asa. Padahal, bagi orang beriman, kekuatan sejati tidak terletak pada harta atau manusia, melainkan hanya bersama Allah Swt.
Pesan tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Fatma Kurnianingsih, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Kelompok KPM PKH 3C Pingit yang didampingi oleh Lukitasari Winastuti pada Senin (12/10/2026).
Mengusung tema “Kekuatan Sejati Hanya Bersama Allah”, kegiatan ini bertujuan menguatkan mental dan spiritual para penerima manfaat Program Keluarga Harapan agar tetap tegar dan optimistis dalam menjalani kehidupan. Dalam kajiannya, Fatma menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, sedangkan Allah adalah Al-Qawiyyu, Zat Yang Maha kuat. Oleh karena itu, bersandar kepada manusia akan kecewa, tetapi bersandar kepada Allah akan menguatkan.
“Jika kita mengandalkan manusia, kita akan sering kecewa. Namun jika kita mengandalkan Allah, kita tidak akan pernah kecewa. Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang mau kembali dan berdoa kepada-Nya” ujar Fatma.
Ia memaparkan tiga kunci untuk meraih kekuatan sejati bersama Allah. Pertama, perkuat keyakinan bahwa Allah adalah penolong utama. “Bantuan PKH adalah wasilah dari Allah. Jangan berhenti pada bantuan, tetapi lihatlah siapa yang menggerakkan hati untuk membantu. Yakinlah, Allah yang mencukupkan rezeki kita” paparnya.
Kedua, perbanyak doa dan zikir. “Doa adalah senjata orang mukmin. Saat terasa sempit, adukan kepada Allah melalui doa, salat, dan zikir. Dengan mengingat Allah, hati yang lemah akan menjadi kuat.” terangnya.
Ketiga, tetap berikhtiar dan bertawakal. “Kekuatan sejati bukan berarti diam tanpa usaha. Kita wajib ikhtiar, bekerja, dan mendidik anak dengan baik, kemudian serahkan hasilnya kepada Allah. Tawakal membuat hati tenang dan semangat tetap menyala.” tegasnya.
Pendamping PKH, Lukitasari Winastuti, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan rohani sangat penting bagi KPM agar tidak hanya tangguh secara ekonomi, tetapi juga tangguh secara iman.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh KPM PKH Kelompok 3C Pingit diberikan kekuatan, ketabahan, dan keberkahan rezeki oleh Allah Swt.
(n/azd)
