Dengan Bukber, Siswa MI Islamiyah 01 Rakit Semangat Menjalani 10 Hari Terakhir Ramadhan

Banjarnegara – Buka Bersama atau lebih dikenal dengan istilah bukber merupakan agenda tahunan yang bisa kita jumpai atau dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Bukber tidak hanya dilaksanakan oleh kalangan orang tertentu saja tapi sudah menjamur dari kalangan anak sekolah sampai kalangan jetset.

Kegiatan bukber ini sudah menjadi acara yang banyak di lakukan dan menjadi rutinitas wajib, begitupun dengan MI Islamiyah 01 Rakit yang mengadakan acara bukber dengan semua siswa dan dewan guru yang dilaksanakan pada hari Jumat  (14/4) dengan mengundang salah satu ustadz yang cukup terpandang di desa Rakit.

Acara buka puasa bersama ini adalah salah satu kegiatan dari rangkaian kegiatan bulan Ramadhan 2023 yang sudah dilaksanakan sejak Kamis (23/3) . Pada kegiatan buka puasa bersama ini dimulai pukul 16.00 WIB yang diisi dengan pembacaan sholawat ,serangkaian zikir sembari menunggu waktu berbuka dan  kemudian dilanjutkan tausiah yang disampaikan oleh ustadz  Muh Nushi Akhyan dengan menceritakan tentang perjuangan Nabi syam’un dan keutamaan Lailatul Qodar,

“Kisah tentang 1000 bulan, berawal dari seorang Nabiyullah yang bernama Nabi Syam’un al-Ghazi as. Nabi dari kalangan Bani Israil. Beliau adalah hakim ketiga terakhir pada zaman Israel kuno. Nabi Syam’un al-Ghazi As, memiliki beberapa nama; Dalam bahasa Arab, beliau disebut dengan Syamsyawn atau Syam’un. Dalam bahasa Ibrani, disebut Simson. Dalam  bahasa Tiberias, disebut Shimshon; Dalam Alkitab Nasrani, disebut Samson” ujar Ustadz Akhyan mengawali tausiahnya.

Seluruh siswa MI Islamiyah 01 Rakit antusias sekali dalam mendengarkan tausiah yang disampaikan apalagi mereka diiming-imingi akan diberi hadiah bagi yang bisa menjawab pertanyaan yang disampaikan ustadz Akyan.

Siti Barokah selaku Kepala Madrasah mengatakan bahwa acara bukber ini merupakan acara puncak dari seluruh rangkaian Amaliyah Ramadhan sebagai moment untuk semakin mempererat ukhuwah antar guru dan siswa.

“Bukber ini merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan Amaliyah Ramadhan yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar siswa dan dewan guru” ungkapnya.

Sesuai dengan materi tausiah yang disampaikan dengan waktu pelaksanaan bukber yaitu di sepuluh hari terakhir Ramadhan maka siswa menjadi semakin semangat dalam menjalani ibadah puasanya serta ibadah sunah lainnya, dengan harapan semoga Allah SWT berkenan mempertemukan mereka dengan Lailatul Qadar.

Seperti yang disampaikan oleh Muhammad Yaksyalloh “aku jadi tambah semangat berpuasa di sepuluh hari terakhir ini, semoga aku bertemu dengan Lailatul Qodar” ujarnya.

Pastinya semua muslim mengharapkan bisa menjumpai malam yang sangat istimewa tersebut, semoga dengan kegiatan ini semua siswa terinspirasi untuk menggapai RidloNya. (af)