Banjarnegara – Untuk mengembangkan madrasah yang bermutu dibutuhkan lingkungan dan budaya madrasah yang kondusif, dinamis dan demokratis. Dalam rangka ke arah itu, ada beberapa hal yang dapat dikembangkan terkait dengan lingkungan dan budaya dimadrasah, diantaranya selain kedisiplinan, di MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (Mimau) juga menerapkan Kegiatan rutin senam pagi setiap hari Jumat dengan jadwal berbeda kelas ditiap pekannya. Sama halnya di Jum’at ini yang terjadwal kelas I, II dan III. (21/7)
Kegiatan pembiasaan senam pagi, biasa dilakukan seminggu sekali setiap hari Jumat di halaman madrasah. Senam pagi ini juga bermanfaat untuk mendukung proses pembelajaran yang sehat dan memberikan penyegaran pada seluruh peserta didik serta untuk mengembangkan bakat dan melatih siswa dalam berolahraga.
Seperti biasanya, hari Jumat ini meskipun pekan pertama ditahun ajaran baru 2023/2024 di halaman Mimau dilaksanakan senam pagi yang diikuti seluruh siswa dan guru. Pada kesempatan ini, Rosi Lisdiana walikelas IIA dan Nurul Hikmah walikelas IIIA dengan semangat menjadi instruktur senam pagi. Dua guru tersebut dipilih menjadi instruktur senam untuk membiasakan berolahraga dan mendidik peserta lebih disiplin dalam pembelajaran.
Dipandu instruktur senam, diaturlah barisan serta dipimpin doa terlebih dahulu.
“Silahkan rentangkan tangannya terlebih dahulu hingga tidak bersentuhan dengan teman disampingnya, dan marilah kita mulai kegiatan senam pagi ini dengan membaca Basmallah bersama, Bismillahirrahmanirrahim…..,”pimpin Nurul sebelum dimulai.
Dalam pelaksanaan program ini, senam yang biasa dipakai adalah SKJ 2012 (Senam Kesegaran Jasmani versi high and low impact). Senam dilakukan sebelum jam pelajaran dimulai. Para siswa nampak bergembira dan antusias mengikuti senam pagi di halaman madrasah.
Kegiatan pagi ini ditutup dengan kata – kata motivasi oleh Nuri Fatimah guru kelas III. Dalam motivasinya, Nuri menyampaikan, “Ayo sehatkan jiwa raga kita dengan rutin laksanakan senam pagi ini, seperti halnya pepatah, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,”kata Nuri. (nf)

