Banjarnegara (Humas) – Tuberkulosis atau yang biasa dikenal dengan TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis yang memiliki sifat tahan asam dan mampu bertahan lama di lingkungan yang tidak mendukung. Dinas Kesehatan menggandeng semua lintas sektor seperti kemendikbud, kemenag, ormas, dan pondok pesantren untuk bekerjasama memberantas TBC di Kabupaten Banjarnegara. Hal tersebut dilakukan di Hotel Surya Yudha Banjarnegara dengan pendatanganan MOU oleh semua linsek. (17/6)
Mukhlish, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Banjarnegara memenuhi undangan dari Dinas Kesehatan, mengatakan bahwa adanya pendatanganan MOU ini adalah bentuk launching dalam rangka pemberantasan TBC di Kabupaten Banjarnegara.
“Gerakan ini dinamakan Gerakan Temukan Tuberkolosis Obati Sampai Sembuh (TOSS). Dengan adanya TOSS dinkes berharap dapat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak menyembunyikan penyakit TBC dan segera mengobatinya hingga sembuh. Hal ini di latarbelakangi oleh stigma masyarakat khususnya di Kabupaten Banjarnegara mengenai penyakit TBC, yang seolah menjadi momok menakutkan dan menjijikan, sehingga sebagian orang lebih memilih untuk menyembunyikan penyakitnya alih-alih melakukan pengobatan,” ungkapnya.
Di Kabupaten Banjarnegara, angka kejadian TBC masih menjadi tantangan dalam bidang kesehatan masyarakat. Oleh karena itu gerakan TOSS ini menjadi sangat penting untuk edukasi sejak dini , sebagai pencegahan penyebaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit TBC. Adanya kerjasama dengan semua linsek termasuk Kemenag, diharapkan akan lebih efisien, cepat, tepat, dan menyeluruh dalam pencegahan dan pengobatan TBC melalui gerakan TOSS ini.
Mukhlish juga menyatakan bahwa sebelumnya kemenag telah menggerakan penyuluh dalam upaya pencegahan stunting dengan gerakan Kopi Seceting.
“Kami mempunyai ratusan penyuluh yang tersebar di setiap kecamatan, hal ini akan mempermudah gerakan TOSS untuk disosialisasikan kepada masyarakat, kami akan menambahkan gerakan TOSS sembari tetap menghidupkan Kopi Seceting,” pungkasnya. (azd)

