Bentengi Generasi Muda, Penyuluh Hadir melalui BRUS

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pagedongan bekerja sama dengan MA Al Irsyad Pagedongan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah pada hari Senin, (1/9). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari  kelas X – XII sebanyak 125 siswa yang terbagi dalam 5 kelas.

Materi bimbingan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kec. Pagedongan dengan tema “Pencegahan Pernikahan Dini dan Pergaulan Bebas”. Penyuluh mengingatkan bahwa pernikahan dini dapat menghambat pendidikan, menimbulkan masalah kesehatan, serta berdampak sosial. Sementara itu, pergaulan bebas berpotensi merusak akhlak, menjauhkan dari nilai agama, serta mengancam masa depan generasi muda.  Para siswa diingatkan juga agar menggunakan masa remaja dengan hal-hal positif. Jangan tergesa dalam mengambil keputusan besar, termasuk menikah. Fokuslah belajar, berprestasi, dan membahagiakan orang tua.

Acara dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Pagedongan H. Moh Saefurohman untuk memberikan sambutan. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif zaman. Semoga para siswa MA Al Irsyad menjadi remaja yang berakhlak mulia, taat agama, dan mampu membawa perubahan positif di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Kepala MA Al Irsyad Pagedongan Hj. Fitria Rochayati juga menyampaikan sambutannya. Ia menyambut baik adanya kegiatan bimbingan remaja ini dan berharap seluruh siswa dapat mengambil manfaat dari materi yang disampaikan.

“Anak-anakku, jagalah masa mudamu dengan baik. Jadikan ilmu pengetahuan dan agama sebagai pedoman hidup, agar kalian siap menghadapi masa depan yang lebih cerah,” pesannya.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak aktif bertanya mengenai masalah yang sering dialami remaja, mulai dari pergaulan hingga tantangan dalam menjaga iman.

Melalui bimbingan ini, diharapkan para siswa MA Al Irsyad Pagedongan semakin sadar pentingnya menjaga diri, menghindari pergaulan bebas, serta menunda pernikahan hingga benar-benar siap secara fisik, mental, dan spiritual. (na)

Skip to content