Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menggelar kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an bagi siswa kelas unggulan Tahfiz, Selasa (2/9/). Acara resmi dibuka pukul 07.30 WIB di Masjid Darul Ulum kampus MTsN 1 Banjarnegara dan dihadiri oleh Kepala Madrasah H. Yatiman, Kepala Urusan Tata Usaha, jajaran wakil kepala, pembina halaqoh, para guru, serta orang tua wali siswa peserta tasmi’.
Sebanyak 11 siswa dari kelas 8C dan 9C tampil sebagai peserta dalam kegiatan tasmi’ kali ini. Mereka memperdengarkan hafalan Al-Qur’an sebanyak 3 hingga 5 juz tanpa melihat mushaf di hadapan penguji, orang tua, serta teman-teman mereka.
Acara dimulai dengan pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hj. Umi Mahmudah yang menambah kekhusyukan suasana. Setelah itu, doa bersama dipanjatkan agar kegiatan tasmi’ berjalan lancar dan mendapat keberkahan dari Allah Swt.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah MTsN 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa bangganya terhadap para siswa yang mampu mengikuti kegiatan tasmi’ ini.
“Tasmi’ bukan hanya sekadar ujian hafalan, tetapi juga bukti kesungguhan, kedisiplinan, dan perjuangan anak-anak kita dalam menjaga kalamullah. Semoga mereka kelak menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan keluarga, madrasah, dan bangsa,” tutur Yatiman penuh haru.
Beliau juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang selalu mendukung putra-putrinya serta kepada para guru pembina yang dengan penuh kesabaran membimbing hafalan anak didik.
“Saya yakin, keberhasilan mereka hari ini tidak lepas dari doa dan dukungan para orang tua. Semoga Allah Swt selalu melimpahkan keberkahan bagi keluarga besar Madtsansa,” tambahnya.
Sementara itu, Khoerul Mahbub Alhafidz selaku koordinator kelas unggulan Tahfiz menyampaikan bahwa kegiatan tasmi’ merupakan agenda rutin sebagai bentuk evaluasi pembelajaran tahfiz.
“Hari ini ada 11 peserta yang tampil. Di antaranya Qori Zamanis dari kelas 8C yang menuntaskan tasmi’ 5 juz, sementara 10 peserta lainnya menyampaikan hafalan 3 juz. Kami berharap kegiatan ini memotivasi siswa lain untuk semakin mencintai Al-Qur’an,” jelas Khoerul.
Ia juga menekankan bahwa tasmi’ bukanlah akhir dari proses, melainkan bagian dari perjalanan panjang dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.
“Yang terpenting bukan hanya hafal, tapi juga menjaga dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Suasana semakin haru ketika beberapa peserta berbagi perasaan mereka menjelang tasmi’. Kaamila Tsabita Ayyasy Najla, siswi kelas 8C yang menyetorkan hafalan 3 juz, mengaku gugup namun bahagia.
“Awalnya saya deg-degan, tapi saya yakin dengan doa orang tua dan bimbingan ustadz-ustadzah, insyaAllah bisa melewati tasmi’ ini,” ucap Kaamila dengan senyum malu-malu.
Hal senada disampaikan oleh Aira Zakiyyah dari kelas 9C.
“Bagi saya, tasmi’ adalah momen berharga. Saya ingin membahagiakan orang tua dengan hafalan Al-Qur’an yang saya perjuangkan sejak kelas 7. Semoga Allah mudahkan langkah kami semua,” ungkapnya penuh harap.
Peserta lainnya, Thufail Falah Gunadi, siswa kelas 9C, merasa kegiatan ini menjadi tantangan sekaligus kebanggaan.
“Tidak mudah menjaga hafalan di tengah banyak aktivitas sekolah. Tapi dengan semangat dan doa, saya ingin terus menguatkan hafalan saya. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” katanya.
Setelah sambutan dan doa, acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, kepala madrasah, guru, serta orang tua. Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tasmi’, di mana peserta mulai menyetorkan hafalannya secara bergiliran.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk terus meningkatkan hafalan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi inspirasi bagi siswa lain di MTsN 1 Banjarnegara untuk mencintai Al-Qur’an dan berusaha menjadikannya sebagai pedoman hidup.
Kegiatan tasmi’ kelas unggulan Tahfiz ini bukan hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara madrasah, orang tua, dan siswa dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang unggul dalam ilmu dan akhlak. (Lin/La)







