Banjarnegara (Humas) – Program Sertifikasi Produk Halal Gratis dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH telah terbukti memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Banyak pengusaha mikro dan kecil bukan hanya mampu mempertahankan kondisi usahanya, tetapi juga mampu meningkatkan usahanya menjadi lebih berkembang.
Kondisi seperti ini salah satunya dirasakan oleh Suminah. Suminah seorang pengusaha rengginang di desa Gumiwang Kecamatan Purwanegara sudah menggeluti usaha rengginangnya sejak sekitar lima tahun yang lalu. Awalnya Suminah hanya iseng-iseng saja membuat produk rengginang untuk dijadikan cemilan sendiri. Tapi setelah beberapa saudara mencicipi produk rengginangnya dan mendapat respon positif mengenai rasa, akhirnya Suminah mencoba membuat rengginang untuk dijual.
Suminah telah mendaftarkan produk usahanya untuk mendapatkan sertifikat halal dengan didampingi oleh Pendamping Proses Produk Halal dari Walisongo Halal Center yang sekaligus sebagai Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara, Retno Purnawati untuk mengajukan produknya agar mendapat sertifikat produk halal. Dan sertifikat halal produk rengginang milik Suminah telah terbit pada 24 Oktober 2023.
Yang awalnya pemesanan hanya dari saudara dan tetangga saja. Sejak terbitnya sertifikat halal untuk produk usahanya. Permintaan atau pesanan untuk produk rengginang Bu Suminah semakin meningkat. Yang awalnya setiap harinya hanya memproduksi rengginang dengan bahan dasar beras ketan 3 kg saja, sekarang meningkat menjadi 6 kg per hari. Hal ini membuktikan bahwa manfaat dari sertifikat produk halal benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.
Ketika ditemui di kediamannya, Selasa (07/08/2024) Suminah menyampaikan rasa syukur bahagianya atas perkembangan usahanya saat ini berkat adanya program sertifikat produk halal gratis. Suminah juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pendamping proses produk halal yang sudah bersedia membantu memroses pengajuan produk usahanya dari awal sampai sertifikat diterbitkan.
“Alhamdulillah, sejak punya sertifikat halal dan menuliskan nomornya di dalam kemasan, pesanan rengginang semakin banyak. Akhirnya membuatnya saya tambahi. Awalnya sehari membuat 3 kg beras ketan sekarang menjadi dua kali lipat”, ucapnya. (Rp/La)







