Bersinergi dengan Puskesmas, Penyuluh Agama Islam Mandiraja Perangi ODF

Banjarnegara – Kecamatan Mandiraja  yang merupakan bagian dari Kabupaten Banjarnegara yang sedang gencar melaksanakan program percepatan Open Defecation Free ( ODF ) atau Stop Buang Air Besar sembarangan . Untuk itu Puskesmas  1 Mandiraja melaksanakan kegiatan Pemicuan Stop Buang Air Besar Sembarangan pada wilayah UPTD Puskesmas Mandiraja 1 dalam rangka mewujudkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM).

Salah satunya dilaksanakan di desa Banjengan pada hari Kamis, tanggal 16 Maret 2023, bertempat di salah satu rumah warga. Hadir dalam acara tersebut tim dari Puskesmas 1, Penyuluh Agama Islam Fungsional, Kepala Desa Banjengan, kader desa dan peserta pemicuan.

Dalam kesempatan ini, tim dari Puskesmas 1 Mandiraja bagian Kesehatan Lingkungan, Santi Setyarsih mengajak peserta untuk update Data Peta Sanitasi dengan tujuan mengecek data yang sudah ada, terkait perilaku buang air besar . Apakah mereka sudah mempunyai jamban yang sehat, sudah mempunyai septic tank, adakah yang masih BAB di sungai, BAB di kolam atau membuang tinja ke kolam dan perilaku lain yang tidak sehat.

Santi menjelaskan bahwa Sanitasi total merupakan kondisi ketika suatu komunitas atau kelompok untuk tidak buang air besar sembarangan, mencuci tangan dengan sabun, mengelola air minum dan makanan secara aman, mengelola sampah dengan benar serta mengelola limbah cair rumah tangga yang aman.  

Lebih lanjut Santi menambahkan bahwa masalah sanitasi merupakan permasalahan bersama maka harus diselesaikan bersama-sama, agar wilayah kecamatan Mandiraja dan khususnya desa Banjengan bebas dari ODF  atau bebas dari buang air besar sembarangan. “Kita sukseskan program pemerintah , wilayah Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2023 bebas dari ODF.  Puskesmas hadir untuk memberikan edukasi  dan motivasi , bukan memberikan bantuan materi ‘’ ujar Santi.

Disamping itu Yani Itsnawati, Penyuluh Agama Islam Fungsional kecamatan Mandiraja menyampaikan materi tentang BAB sembarangan menurut Ajaran Islam  bahwa  Ajaran Islam sangat mencintai kebersihan dan kesucian, selalu menjaga kesehatan dan menghindari perusakan lingkungan. Kebersihan adalah hal yang sangat penting, termasuk bagian dari Thoharoh. Islam melarang buang air besar sembarangan sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis, “Hindari olehmu tiga perkara yang bisa mendatangkan laknat. Ditanya Rasulullah , Apakah tiga hal yang mendatangkan laknat itu ya Rasulullah ? Nabi bersabda,  ‘’ Buang hajat salah seorang dari kamu di tempat yang teduh yang mana orang akan berteduh di tempat itu,atau buang hajat di jalan, atau buang hajat di genangan air ‘’ ( H.R. Akhmad ).

‘’BAB sembarangan merupakan tindakan merusak lingkungan , padahal dalam Al-Qur’an Al-Qashas : 77 sudah sangat jelas  kita dilarang berbuat kerusakan di bumi, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan,” jelas Yani .

Acara Pemicuan diakhiri dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut ( RTL ) yaitu kesangggupan peserta yang belum mempunyai jamban sehat akan membuat jamban yang sehat sesui dengan waktu yang mereka sepakati.  ( yi )

Skip to content