Dari Madin Kranganyar, Cahaya Ilmu Bersinar: Penyuluh KUA Purwanegara Bangkitkan Semangat Belajar Santri

Banjarnegara (Humas) — Semangat menuntut ilmu terus ditanamkan sejak dini kepada para santri Madrasah Diniyah (Madin). Hal ini terlihat dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Agus Triawan, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara, pada Selasa (20/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Madin Madin Muhammadiyah Desa Kranganyar dengan mengusung tema “Urgensi Menuntut Ilmu.” Sebanyak 15 peserta yang merupakan santri kelas 4 madin mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias dan semangat.

Dalam penyampaiannya, Agus Triawan menekankan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim, sebagaimana yang diajarkan dalam Islam. Ia menjelaskan bahwa ilmu bukan hanya menjadi bekal kehidupan di dunia, tetapi juga sebagai jalan menuju kebahagiaan di akhirat.

“Ilmu adalah cahaya. Dengan ilmu, seseorang bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Maka dari itu, sejak kecil adik-adik harus memiliki semangat belajar yang tinggi,” ujar Agus di hadapan para santri.

Lebih lanjut, ia juga memberikan motivasi agar para santri tidak mudah merasa bosan dalam belajar. Menurutnya, proses menuntut ilmu memang membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan niat yang ikhlas. Ia mengajak para peserta untuk menjadikan belajar sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para santri tampak aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti arahan yang diberikan. Sesekali, Agus Triawan juga menyelipkan contoh-contoh sederhana dan cerita ringan agar materi lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata peran penyuluh agama dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada generasi muda, khususnya santri madrasah diniyah. Dengan adanya penyuluhan seperti ini, diharapkan para santri semakin termotivasi untuk giat belajar dan memiliki kesadaran akan pentingnya ilmu sejak dini.

Pihak Madin Muhammadiyah Desa Kranganyar menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya mendukung pembentukan karakter dan peningkatan pemahaman keagamaan para santri.

Melalui kegiatan ini, pesan tentang pentingnya menuntut ilmu tidak hanya disampaikan, tetapi juga ditanamkan dalam hati para santri, sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik. 

(rp/azd)

Skip to content