Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara, Retno Purnawati, kembali menunjukkan kiprahnya dalam memberikan motivasi dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Pada Selasa (11/11), Retno hadir di tengah-tengah Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Dusun Temanggungan, Desa Kalipelus, Kecamatan Purwanegara, untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjalani hidup dengan hati qanaah, yakni menerima dengan lapang dada dan penuh rasa syukur atas rezeki yang Allah anugerahkan.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah anggota Program Keluarga Harapan (PKH) tersebut dihadiri oleh sekitar 40 orang anggota penerima bantuan. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Retno Purnawati menyampaikan bahwa bantuan yang diterima, berapa pun jumlahnya, merupakan karunia Allah Swt., yang harus disyukuri, bukan disalahgunakan atau dihambur-hamburkan untuk hal yang tidak bermanfaat.
“Bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian dari pemerintah, tetapi juga amanah dari Allah Swt. Maka dari itu, mari kita syukuri dengan cara menggunakannya sebaik mungkin, untuk kebutuhan yang benar-benar penting, bukan untuk hal yang sia-sia,” ujar Retno dalam pembinaannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sikap qanaah bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan menerima dengan ikhlas hasil dari setiap ikhtiar yang dilakukan, sembari terus berusaha memperbaiki diri dan meningkatkan kesejahteraan hidup.
Dalam kesempatan tersebut, Retno juga memberikan motivasi kepada para anggota PKH agar tidak selamanya bergantung pada bantuan, tetapi menjadikan program tersebut sebagai pintu pembelajaran dan batu loncatan untuk menjadi lebih mandiri. Ia berharap, ke depan, para penerima manfaat dapat diberi kemampuan oleh Allah untuk menjadi pemberi bantuan bagi sesama.
“Insyaallah, kalau kita istiqamah berusaha, jujur, dan bersyukur, Allah akan angkat derajat kita. Yang hari ini menerima bantuan, suatu saat bisa menjadi orang yang memberi bantuan kepada orang lain. Itulah tanda keberkahan rezeki,” tuturnya.Kegiatan ini menjadi bagian dari peran aktif Penyuluh Agama Islam dalam membangun kesadaran spiritual dan sosial masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan yang lembut dan penuh kehangatan, Retno Purnawati berhasil menghadirkan pembinaan yang bukan hanya menyentuh hati, tetapi juga menumbuhkan semangat baru dalam memaknai hidup dengan rasa syukur dan keikhlasan. (rp/ azd)







