DWP MTs N 2 Banjarnegara, Ikuti Webinar Mendidik Anak di Era Digital

Banjarnegara – Dharma Wanita Persatuan (DWP) MTs N 2 Banjarnegara, ikuti Webinar mendidik anak di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan, Kamis 23 Desember 2021.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Dharma Wanita di seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Banjarnegara.

Acara ini sebagai bagian dari HUT DWP ke-22, Hari ibu ke-93 dan HAB Kemenag ke-76 DWP Kemenag Kabupaten Banjarnegara.

Webinar memilih tema Mendidik Anak di Era Digital dengan tujuan  memberi solusi kepada ibu-ibu betapa sulitnya mendidik anak di era serba gadged. Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Gones Saptawati dari psikolog Rumah Sakit Hj. Anna Lasmanah Kabupaten Banjarnegara.

Menurut Gones dalam paparannya mendidik anak di era ini tidak mudah. Karena anak dominan menggunakan gadged. “Ibu-ibu jangan biarkan anak diam dengan gadget. Bukan berarti aman tetapi ibu justru harus waspada,” jelasnya.

Akibatnya banyak dampak negatif yang dirasakan oleh anak. Sebagai orang tua hanya bisa membimbing dan membatasi aktivitas dengan menggunakan gadged. Dampak negatif di era digital. Anak sering terpapar dengan sinar biru gadged yang sangat berbahaya bagi kesehatan mata dan syaraf.

“Kita bisa melihat, sekarang anak-anak banyak yang menggunakan kaca mata. Bisa juga Ibu-ibu kewalahan dengan emosional anak yang tidak bisa kita kendalikan,” ungkapnya pula memberi contoh.

Terlebih anak di bawah usia 2 tahun. Anak usia ini  rawan mengenal gudged. Sinar biru pada hp akan  merusak syaraf otak anak. Alasannya  otak anak belum bisa beradaptasi.

Penyakit yang akan muncul apabila ibu tidak bisa membatasi aktivitasnya adalah anak bisa lambat bicara, sulit konsentrasi, mudah marah, senang memukul bahkan lebih agresif.

Beliau juga memberi tip agar anak terhindar dari bahaya gadged sebagai berikut: pertama, dampingi anak menggunakan gadged; kedua, beri batasan waktu dengan menggunakan kesepakatan waktu; ketiga, sering-seringlah berbincang dengan anak dengan bertatap muka secara langsung; keempat, beri pelukan hangat manakala ada kondisi yang tidak nyaman.

Bukan berarti gudged ini tidak ada manfaatnya. Banyak juga positipnya apabila kita menggunakan gudged dengan bijak. Banyak ilmu pengetahuan bisa diakses, mencari referensi bisa dengan satu tangan dan lain sebagainya.

“Gampang-gampang susah mendidik anak di era digital ini. Sebagai Ibu ujung tombak keluarga harus mempunyai bekal ilmu yang cukup untuk mengantisipasinya,” ungkapnya mengakhiri acara webinar. (dw/ak)

Bagikan :
Translate »