English Club MAN 2 Banjarnegara Ikuti TOEFL Prediction Test

Banjarnegara – Sebanyak 28 murid yang tergabung dalam ekstrakurikuler English Club MAN 2 Banjarnegara mengikuti TOEFL Prediction Test secara daring melalui lembaga pihak ketiga pada Minggu (23/8). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris murid sekaligus memberikan pengalaman dalam menghadapi tes berstandar internasional.

Pelaksanaan TOEFL Prediction Test memberikan gambaran kepada peserta mengenai kemampuan mereka dalam memahami materi bahasa Inggris yang diujikan. Tes tersebut mencakup tiga aspek, yaitu Listening, Structure & Written Expression, dan Reading Comprehension. Melalui kegiatan ini, murid dapat mengetahui kemampuan sekaligus bagian yang masih perlu ditingkatkan.

Salah satu peserta, Raya, murid kelas X.3, mengaku antusias mengikuti TOEFL Prediction Test karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti tes tersebut. Ia juga menilai kegiatan ini dapat membantu dirinya mengukur kemampuan bahasa Inggris secara lebih nyata. “Saya sangat bersemangat karena ini pertama kalinya saya mengikuti TOEFL. Tes ini benar-benar dapat mengukur kemampuan bahasa Inggris saya. Dari soal-soal yang menantang, saya menjadi tahu kelebihan dan kekurangan saya dalam listening, structure, dan reading. Alhamdulillah, saya cukup puas dengan hasil yang diperoleh karena sudah mencapai target awal saya,” ungkapnya.

Selain menyampaikan pengalamannya, Raya berharap kegiatan English Club ke depan dapat memberikan kesempatan lebih banyak kepada murid untuk berlatih menghadapi tes TOEFL. Menurutnya, pembahasan soal dan umpan balik dari tutor dapat membantu peserta memahami kesalahan serta meningkatkan kemampuan. “Untuk program English Club selanjutnya, saya berharap ada lebih banyak latihan TOEFL dengan pembahasan jawaban dan umpan balik dari tutor. Saya juga berharap ada lebih banyak tips, trik, dan dukungan agar semua murid dapat belajar dari kesalahan dan memperoleh skor yang lebih baik,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dorongan bagi murid MAN 2 Banjarnegara agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik di lingkungan madrasah, tetapi juga mampu mempersiapkan diri menghadapi standar kompetensi yang lebih luas. Hasil TOEFL Prediction Test diharapkan dapat dimanfaatkan peserta sebagai bahan evaluasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

Melalui pengalaman tersebut, murid diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai salah satu bekal dalam meraih peluang pendidikan dan pengembangan diri. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi murid MAN 2 Banjarnegara untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang di tingkat nasional maupun internasional. (ron)