Semarang (Humas) – Ajang olahraga bergengsi Jateng Pingpong 2025 yang digelar pada 6–9 September 2025 di GOR Jatidiri, Semarang, menjadi panggung lahirnya atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu nama yang mencuri perhatian publik adalah Fa Yunna Prasetya, siswi MTs Negeri 1 Banjarnegara, yang sukses meraih prestasi gemilang dalam kategori kadet putri.
Dalam kompetisi yang diikuti sekitar 900 atlet dari berbagai penjuru Indonesia, Yunna berhasil menunjukkan mental juara. Ia bersama timnya menyabet juara dua kategori beregu kadet putri dan masih melaju di nomor perseorangan setelah menyingkirkan lawan-lawannya, termasuk kemenangan penting melawan wakil Jepara dan Purworejo dengan skor 3-1.
Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Banjarnegara di kancah provinsi.
Wakil Kepala Urusan Kesiswaan MTsN 1 Banjarnegara, Ikhsanudin, menyampaikan rasa bangga atas capaian siswinya tersebut.
“Prestasi yang ditorehkan Fa Yunna Prasetya adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan lingkungan sekolah, siswa bisa mencapai level tertinggi. Kami bangga Yunna mampu bersaing di ajang sebesar Jateng Pingpong 2025 yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah. Ini akan menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik,”* ujarnya.
Ikhsanudin menegaskan bahwa sekolah selalu memberikan dukungan penuh kepada siswa yang ingin mengembangkan bakat di bidang olahraga.
Guru koordinator tenis meja MTsN 1 Banjarnegara, Asih Wijayanti juga mengapresiasi perjuangan anak didiknya.
“Sejak awal saya melihat potensi besar dalam diri Yunna. Ia punya semangat latihan yang tinggi, pantang menyerah, dan selalu ingin belajar dari setiap kekalahan. Hasil di Jateng Pingpong 2025 ini adalah buah kerja kerasnya selama berbulan-bulan. Bahkan sebelum kompetisi, Yunna rutin menjalani latihan intensif meski harus membagi waktu dengan sekolah,” jelas Asih.
Ia menambahkan, prestasi ini merupakan awal yang baik bagi perjalanan panjang Yunna di dunia tenis meja. Dengan pembinaan berjenjang, bukan tidak mungkin ia akan menjadi atlet nasional di masa depan.
Di tengah sorotan publik, Fa Yunna Prasetya tampil rendah hati. Ia mengaku sangat senang bisa membawa pulang prestasi untuk sekolah dan daerahnya.
“Saya senang sekali bisa ikut Jateng Pingpong 2025. Lawannya berat-berat, tapi saya berusaha fokus dan tidak takut. Alhamdulillah bisa juara dua beregu. Untuk nomor perseorangan, saya masih ingin berjuang lebih keras. Terima kasih untuk doa dan dukungan dari guru, teman-teman, dan orang tua,” tutur Yunna sambil tersenyum.
Ia juga menekankan bahwa pengalamannya di Semarang memberikan banyak pelajaran berharga, terutama tentang pentingnya kerja sama tim, mental bertanding, dan menjaga sportivitas.
Sementara itu, Wahyu, ibu dari Fa Yunna Prasetya, tak kuasa menahan rasa haru atas capaian putrinya.
“Sebagai orang tua, tentu kami bangga sekali. Sejak kecil Yunna memang sudah menunjukkan minat pada tenis meja. Kami berusaha mendukung dengan memberikan kesempatan latihan dan motivasi. Hasil ini adalah anugerah sekaligus buah dari kerja kerasnya. Semoga ke depan Yunna bisa terus berkembang dan mencapai prestasi lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Wahyu juga berpesan agar anaknya tidak cepat puas dengan capaian saat ini dan tetap rendah hati.
Jateng Pingpong 2025 merupakan event akbar yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah, bekerja sama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) serta KONI Jawa Tengah. Kompetisi ini diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai kategori usia, mulai dari PAUD hingga kategori umum, sehingga menjadi salah satu turnamen tenis meja terbesar di Indonesia.
Dengan keberhasilan Fa Yunna Prasetya, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi bibit atlet dari Banjarnegara yang mampu bersaing di level provinsi bahkan nasional. Ajang ini sekaligus membuktikan bahwa pembinaan sejak usia dini mampu mencetak generasi emas olahraga Indonesia. (Fy/La)







