Gerakan Menabung Sejak Dini di MIMAU: Membangun Kebiasaan Finansial yang Baik

Banjarnegara – Melatih siswa untuk lebih mengerti tentang finansial sejak dini. MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) adakan gerakan menabung sejak dini kepada seluruh siswa. Gerakan menabung sejak dini ini ditujukan untuk semua siswa mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 yang sudah diadakan sejak MIMAU didirikan, yaitu pada tahun 2012. Gerakan menabung sejak dini ini diadakan untuk membangun kebiasaan finansial yang baik bagi siswa. (28/10)

Sebelumnya Kepala Madrasah MIMAU, Wahyul Khomisah menyampaikan Sosialisasi tabungan kembali kepada perwakilan walimurid tiap kelas. Disepakati besaran uang yang dapat ditabung siswa minimal 5.000 rupiah. Wahyul juga manambahkan bahwa siswa yang mau menabung dapat menyerahkan tabungannya kepada wali kelas masing – masing. Baru setelahnya wali kelas menyerahkan tabungan siswa ke petugas tabungan yang ada di madrasah.

”Silahkan untuk semua murid kami harapkan anaknya untuk menabung kembali, nanti bisa dititipkan guru kelas masing – masing kemudian diserahkan ke petugas, setiap ada administrasi madrasah seperti infaq bulanan, pembayaran buku dan lainnya. Insya Allah akan memperingan walimurid semua,” ucap Wahyul.

Selain siswa, para guru dan karyawan madrasah lainnya juga dapat ikut menabung dalam gerakan manabung sejak dini. Nominal uang yang ditabung antara guru, karyawan madrasah dan siswa pun sama, yaitu bisa menabung mulai dari 5.000. Dimana dari uang 5.000 ini jika menabung setiap hari jumlah uangnya pun pasti akan bertambah serta dapat mengontrol keuangan dan menghindari perilaku boros.

Gerakan menabung sejak dini diadakan bukan tanpa alasan. Wahyul mengatakan gerakan menabung sejak dini ini untuk mendidik siswa agar gemar menabung sejak dini. Selain untuk mendidik agar siswa gemar menabung, gerakan ini juga ditujukkan untuk turut menyukseskan program pemerintah. Selain itu program tabungan ini juga dapat membantu siswa untuk memenuhi keperluan mereka selama bersekolah, seperti untuk membeli peralatan dan perlengkapan sekolah yang dibutuhkan serta dapat digunakan untuk membayar administrasi siswa.

“Tujuan untuk mendidik anak agar gemar menabung sejak dini, menyukseskan program pemerintah dan juga memaksimalkan kebutuhan anak untuk sekolah, seperti membeli peralatan, perlengkapan sekolah dan juga bisa digunakan untuk membayar administrasi siswa”, ujar Wahyul.

Program ini pun juga memberikan manfaat yang besar kepada siswa. Sebab mereka dapat mengambil pelajaran dari program ini, yaitu mampu untuk mengelola keuangan mereka dan membatasi diri agar tidak boros dalam membelanjakan uang. Dari manfaat ini pun diharapkan para siswa dapat terus menabung di masa yang akan menandatang, baik itu saat masih bersekolah maupun saat mereka sudah mulai terjun kedalam dunia kerja. (RN)

Skip to content