Banjarnegara – Siswa kelas 5 A MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) menggelar praktik menari sebagai implementasi pelajaran seni budaya bab seni tari. Praktik ini merupakan ajang siswa berlomba menampilkan percaya diri dan pemahaman siswa terkait materi seni budaya yang diajarkan. (27/10).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang kelas 5 A dan diikuti seluruh siswa kelas 5 A. Tujuannya untuk melestarikan budaya daerah dan mengembangkan bakat siswa bidang seni tari. Walikelas 5 A, Farida Fitriana menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk melestarikan budaya, mengimplementasikan teori yang diajarkan, dan mengembangkan bakat siswa.
“Praktik ini untuk melestarikan budaya tari, menerapkan teori yang diajarkan guru, dan tentunya mengembangkan bakat siswa terutama bidang seni tari”, ungkapnya.
Sebelum praktik, siswa dibagi menjadi 4 kelompok tari dimana semuanya berlatih, persiapan kostum, dan make up secara mandiri. Walikelas 5 A juga memberikan undangan kepada seluruh kelas untuk mengirimkan 2 siswa menyaksikan praktik menari.
Lanjut, kegiatan dimulai pengarahan dan ice breaking dari walikelas 5A. Dilanjut tari kelompok 1 menampilkan tari Sajojo, kemudian kelompok 2 menampilkan tari nusantara, kelompok 3 tari gundhul pacul, dan kelompok 4 tari payung. Semua kelompok tampil dengan kompak menyesuaikan gerakan dan tempo lagu. Setiap kelompok mendapat tepuk tangan meriah dari penonton.
Syahda, salah satu peserta tari mengaku antusias mengikuti praktik tari ini karena baginya melatih bakat dan kekompakkan
“Saya senang ikut praktik ini karena mengembangkan bakat dan rasa kekompakkan”, ujarnya.
Praktik menari ini diharapkan mampu mengimplementasikan materi yang diajarkan melalui sebuah praktik serta mengembangkan bakat siswa dibidang seni tari. (RF).







