GTK Tingkat Provinsi Jateng, Banjarnegara Raih 6 Juara

Banjarnegara – Program Direktorat Pendidikan Madrasah pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama untuk menjadikan Madrasah Hebat Bermartabat, yang diadakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah berupa Lomba Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 diselenggarakan selama 3 hari (2-4/09) bertempat di Hotel Candi Indah Semarang telah selesai.

Kegiatan yang diikuti oleh 66 peserta yang terdiri dari 11 kategori Guru Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), kepala Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Pengawas Madrasah, Pustakawan dan Laboran dan peserta dari Kabupaten Banjarnegara meraih 6 juara dari berbagai lomba.

Adapaun Juara yang di dapat yakni kategori Guru MI (Kaldah/ Juara 1), kategori Guru RA (Murihati Kurniasih/ Juara Harapan 1), kategori Guru MTs (Narwati/ Juara Harapan 2), kategori Guru MA (Sidik Wibowo Akhmad/ Juara Harapan 2), kategori Pengawas (Hisam/ Juara Harapan 2), dan  kategori Pustakawan (Datim Rahayu/ Juara 3).

Apresiasi diberikan dan ucapan selamat disampaikan Plh. Kakankemenag H. Sumarna saat di konfirmasi di ruang kerjanya Kamis (05/09). “Kepada para juara diharapkan nantinya akan menjadi duta pada lomba sejenis tingkat nasional mampu membanggakan dan mengharumkan nama Banjarnegara di tingkat Nasional,” ucapnya usai mendapatkan hasil yang dicapai.

“Atas pencapaian ini semoga juga bisa memberikan motivasi kepada para guru-guru madrasah yang lain untuk untuk bisa meningkatkan kualitas dirinya dan memberikan yang terbaik dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan kependidikan di madrasah-madrasah di Banjarnegara” harapnya.

Adapun hasil yang dapat, Sumarna berharap untuk jangan berpuas diri, tetap pacu diri dan tingkatkan dari segi kemampuan, pengetahuan, dan kualitas agar mampu meraih prestasi terbaik baik pada even dari Kementerian Agama maupun even lainnya diluar Kementerian Agama,pungkasnya. (Nangim).