Halal bi Halal Pegawai Kemenag Banjarnegara

Hari pertama masuk kerja Senin ini (11 Juli 2016) setelah apel terpusat di halaman kantor, dilaksanakan pembinaan pegawai dan halal bi halal di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. Acara sebagai forum silaturrahim dan halal bi halal atau saling memaafkan sesama pegawai baik pejabat, pegawai, KUA kecamatan dan Satker (baca: Usai Libur dan Cuti Bersama Idul Fitri 1437H ASN Lakukan Apel Terpusat).

Ayat suci Al-Qur'an, dilantunkan Pengawas PAI Hj. Umi Fatonah membuka acara Halal bi Halal. Ikrar Halal bi halal perwakilan pegawai Kankemenag Banjarnegara diwakili oleh Imam Sayoga, Kepala MAN 1 Banjarnegara. “Segenap ASN mengucapkan Taqobballahu Minna Wa Minkum, Jika dalam hubungan personal, dan segi kedinasan kemungkinan besar terjadi kesalahan, silang pendapat, ataupun ngrendengi mohon maaf kepada Kepala Kantor Kemenag Banjarnegara”, ucapnya.

Ikrar tersebut diterima rasa suka cita oleh Kepala Kantor, Farhani baik secara pribadi maupun sebagai pimpinan, dengan “Ikhlas” menerima dan memberi maaf. “Dan sebagai orang yang diberi amanah sebagai Kepala Kantor, saya dipastikan banyak kesalahan dan khilaf untuk dimaafkan juga”, balasnya.

Kepala kantor menghimbau semua pegawai untuk tetap bersyukur kepada Allah SWT atas dikmat yang diberikan saat puasa dan setelah berhari raya Idul Fitri. Ditambahkan, sebagai saudara sesama Islam, mari saling memaafkan dan berlapang dada atas kesalahan dan khilaf di hari yang Fitri. Sebagaimana kisah Abu Bakar Assidiq yang memaafkan orang yang memfitnah perbuatan zina anaknya.

Selain pembinaan dari kepada kantor, juga disampaikan untaian hikmah halal bi halal oleh KH. Tajudin Ahmad Wahyono. Beliau menyampaikan tausiyah tentang Filasafat Al-Ghozali dari kitab Ikhya’ ulumudin, sejarah kebijakan Rosululloh yang tidak mempermasalahkan perbedaan, serta kisah para tokoh dunia dalam memeluk agama Islam.

Disampaikan juga kisah Ahmad Dahlan dan Hasim As’ary yang sebenarnya masih keturuan Walisongo, bagaimana perjuangan yang tetap menghargai perbedaan dan memperjuangkan silaturrohim. “Jaman sekarang, jangan karena berbeda maka dianggap salah, jangan hanya memahami sebagian ayat atau hadits jadi menyalahkan orang lain”harapnya di akhir tausiyah.

Acara saling bersalaman mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1437H serta bermaaf-maafan menutup kegiatan Halal bi halal pegawai Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara (Nangim)