“Hati Tenang, Rezeki Datang” Endah KUA Rakit Nasehati 25 Anggota PKH Desa Bandingan

Banjarnegara (Humas) – Banyak orang sibuk mengejar rezeki sampai lupa menjaga hati. Padahal salah satu kunci kelapangan rezeki adalah hati yang tenang dan tawakal kepada Allah SWT.

Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan penyuluhan di PKH Kelompok 4 Desa Bandingan yang didamping pada Kamis (10/9/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan setiap sebulan sekali kali ini  di rumah Mursini Desa Bandingan RT 02 RW 04 ini dihadiri 25 anggota ibu-ibu penerima manfaat. Dengan mengangkat tema “Hati Tenang Rezeki Datang”, Endah mengajak peserta untuk tidak cemas berlebihan dalam mencari nafkah.

“Allah berfirman, Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang. QS. Ar-Ra’d: 28. Kalau hati kita tenang, pikiran jernih, maka kita bisa berpikir cara mencari rezeki yang halal dan berkah,” ujar Endah.

Ia menjelaskan 4 cara agar hati tenang sehingga rezeki mudah datang. Pertama, perkuat ibadah. “Jaga salat 5 waktu, dzikir pagi petang. Orang yang dekat dengan Allah hatinya tidak mudah gelisah soal dunia.”

Kedua, jauhi sifat tamak dan iri. “Bersyukur dengan apa yang ada. Bantuan PKH yang diterima ini nikmat. Gunakan untuk kebutuhan pokok, pendidikan anak, dan kesehatan. Jangan dibandingkan dengan orang lain.” Ungkapnya. 

Ketiga, perbanyak silaturahmi dan berbuat baik. “Hati tenang lahir dari hubungan baik dengan sesama. Tidak ghibah, tidak dengki, saling bantu. Rezeki itu juga datang lewat orang lain.” Terangnya.

Keempat, tawakal setelah berusaha. “Kita wajib ikhtiar. Jualan, kerja, menanam. Tapi hasilnya serahkan kepada Allah. Jangan stres kalau hasilnya belum sesuai harapan. Allah Maha Tahu yang terbaik untuk kita.” Tegasnya

Endah juga mengingatkan agar peserta tidak menjadikan uang sebagai satu-satunya ukuran bahagia. “Rezeki itu luas. Anak saleh, suami setia, tetangga baik, badan sehat, itu semua rezeki. Kalau hati tenang, semua terasa cukup.” Tambahnya.

Pendamping PKH, Atikah Dyah Retnawati, mengapresiasi materi tersebut. “Kami berharap ibu-ibu tidak mudah panik. Dengan hati tenang, pengelolaan bantuan dan usaha keluarga juga jadi lebih tertata.” Ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan tanya jawab. Diharapkan 25 anggota PKH Kelompok 4 Desa Bandingan RT 02 RW 04 dapat menjaga ketenangan hati, sehingga Allah melapangkan rezeki dan memberikan keberkahan dalam keluarga. 

(e/azd)