Jamaah Calon Haji Banjarnegara Mulai Lakukan Manasik Massal

Banjarnegara–  Sesuai edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah terkait regulasi pelaksanaan manasik massal  untuk kabupaten dan kecamatan sebelum pemberangkatan,  maka Kemenag Kab. Banjarnegara mengadakan pembukaan manasik massal kabupaten. Kegiatan terkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan Bupati Rabu kemarin (29/07) di Pendopo Dipayuda Adhigraha.

Sekitar 880 Calon Jamaah Haji (Calhaj) di undang pada Pembukaan Manasik Massal Tingkat Kabupaten. Rangkaian kegiatan sudah terjadwal dari Kemenag Kab. Banjarnegara yang rencananya dilaksanakan sebanyak 2 kali untuk tingkat kabupaten dan 4 kali untuk tingkat kecamatan.

Ketepatan waktu kehadiran sudah terlihat dari calhaj 20 dari kecamatan di Banjarnegara, di mana Calhaj  hadir tepat pukul 08.00 WIB. Harapan tepat waktu sangat diharapkan sebab dalam prosesi kegiatan haji tidak bisa di ulang. Juga keterlambatan akan menjadikan masalah bagi diri calhaj sendiri juga regu dan rombongan dimana calhaj tergabung.

Kondisi Penyelanggaraan Ibadah Haji Banjarnegara

Jamaah yang berangkat dari Kabupaten Banjarnegara sejumlah 880 orang yang kuota sebelumnya hanya798 orang  Dalam laporan kegiatan, Farhani selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Banjarnegara untuk tahun ini, kuota bertambah dikarenakan adanya penambahan dari kuota kosong dari nasional maupun provinsi di karenakan beberapa hal.

Berdasarkan Sistem Informasi Haji (Siskohat) secara online, angka nasional yang berangkat 2015 sejumlah 155.200 rb orang untuk haji reguler. Sedangkan calhhaj Jawa Tengah sejumlah 23.543 orang.  

Besaran Pembayaran Ibadah Haji (BPIH) tahun 1436H/ 2015M turun menjadi $ 2769 untuk SOC Adi Sumarmo, Solo. Penurunan dibandingkan tahun lalu sekitar 5-6jutaan tergantung nilai tukar rupiah . 

Metode “Qur'ah”/ pembagian untuk pemberangkatan telah dilaksanakan, per eks-Karisidenan untuk Provinsi Jawa Tengah. Karisidenan Banyumas mendapatkan urutan/gelombang pertama. Sedangkankan urutan kloter awal adalah Cilacap, Banyumas, Purbalingga dan Banjarnegara. Keberadaan Jamaah Banjarnegara bertempat di Kloter 7,8 dan 9. Dan rencana pada tanggal 22-23 seluruh jamaah Banjarnegara harus masuk asrama haji Donohudan sebelum di diberangkatkan ke Tanah Suci. Jadwal penerbangan masih menunggu informasi lebih lanjut dan Kemenag RI dan pihak Garuda.

Pembinaan dan Informasi Haji

Dengana adanya jadwal yang disampaikan, jamaah mulai persiapan-persiapan seperti walimatussafar, proses pamitan, persiapan isi koper, pembentukan karu-karom dan lain-lain.Alhamdulillah Koper sudah siap, namun masih menunggu kekurangan agar tidak menjadi masalah saat di distribusikan” diterangkan Farhani.

Sutejo Slamet selaku Bupati Banjarnegara, berkenan memberikan pembinaan dan pembukaan kegiatan. Bupati berharap sebagai jamaah yang akan berangkat ke tempat yang asing/berbeda maka hal-hal yang perlu di perhatikan.  Barang bawaan yang wajar dan tidak berlebihan, bawaan bukan yang berbahaya dan mengikuti anjuran yang sudah diberikan dari panitia.

Kondisi di tanah suci juga berbeda dengan tanag air sehingga perlu diperhatikan kebutuhan seperti masker, kebutuhan obat-obatan, dan barang sebagai pelindung jamaah selama disana.  “Saat ibadah disana juga jangan memaksakan untuk mencium hajar aswad, karena hukumnya sunnah” ditegaskan Sutejo.

Untuk pelaksanaan thowaf dan sai, Sutejo memberikan trik dengan menggunakan karet gelang agar luput hitungannya. Pada waktu haji silahkan berdoa karena kewajiban disana adalah ibadah dan berdoa, namun tidak ada do'a yang wajib. Dan doa haji sudah diajarkan oleh Pembimbing pada kelompok bimbingan ibadah haji di daerah masing-masing.

Bupati berharap setelah pulang dari tanah suci untuk masuk keanggotan Ikatan Persatuan Haji Indonesia kabupaten di akhir pembinaan. Dengan keanggotaan IPHI bisa sebagai penjaga kemambruran dan kebersamaan sesama jamaah haji.

Informasi dilanjutkan oleh Dr.Yunita dari RSUD untuk segi kesehatan, dan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Banjarnegara, Budiyono  yang menyampaikan teknis pelaksanaan haji dan informasi pelaksanaan manasik manasik selanjutnya.

Banjarnegara untuk transportasi pemberangkatan ke asrama haji dan pulang tidak di pungut biaya/ gratis, ini merupakan kebahagian tersendiri. Transportasi disediakan oleh pemerintah daerah sebagai pelayanan yang tidak ditemukan di kabupaten yang lain. Setelah pembukaan manasik massal tingkat kabupaten akan dilanjutkan manasih kelompok di kecamatan masing-masing