Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening melaksanakan kegiatan bimbingan perkawinan yang diikuti 15 calon pengantin, Kamis (17/9). Kegiatan dibuka oleh Penghulu KUA Kalibening, Wahid Hakim Azzaky, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sejumlah materi oleh para fasilitator sebagai bekal bagi calon pengantin dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga.
Kepala KUA Kalibening, Sugeng Mulyadi, menjadi salah satu fasilitator dengan menyampaikan materi tentang fondasi keluarga sakinah. Materi ini menjadi pijakan awal bagi calon pengantin untuk memahami bahwa membangun keluarga membutuhkan kesiapan, komitmen, dan pemahaman yang baik dari kedua belah pihak.
“Pernikahan bukan hanya tentang mempersiapkan hari akad, tetapi juga mempersiapkan kehidupan setelahnya. Karena itu, calon pengantin perlu memiliki fondasi yang kuat agar mampu menjalani rumah tangga dengan penuh tanggung jawab,” jelas Sugeng.
Pembekalan kemudian dilanjutkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kalibening, Ngudi Rahayu, yang menyampaikan materi tentang manajemen konflik dalam rumah tangga. Peserta diajak memahami bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari dinamika kehidupan bersama yang perlu dihadapi dengan komunikasi dan sikap saling menghargai.
“Konflik dalam rumah tangga bukan selalu tanda bahwa hubungan tidak baik. Yang penting adalah bagaimana pasangan mampu mengelola perbedaan dan mencari jalan keluar tanpa saling menyakiti,” terang Ngudi Rahayu.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Kalibening, Laeli Maria Ulfah, memberikan materi tentang manajemen keuangan dalam rumah tangga. Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak, terbuka, dan disepakati bersama.
Seluruh rangkaian bimbingan perkawinan berlangsung dengan baik dan lancar. Para peserta juga menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan, sehingga pembekalan berlangsung interaktif dan diharapkan mampu menjadi bekal dalam mewujudkan keluarga sakinah.
(WHA/azd)







