Jangan Tunggu Punya Anak Baru Berdiskusi, Penghulu KUA Kalibening Ajak Calon Pengantin Siapkan Pola Asuh

Banjarnegara (Humas) – Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Teguh Arifudin, melaksanakan pemeriksaan berkas calon pengantin sekaligus memberikan bimbingan perkawinan, Jumat (18/9). Dalam kegiatan tersebut, calon pengantin mendapatkan pembekalan tentang pentingnya membangun kesepakatan sebelum memiliki anak sebagai bagian dari persiapan mewujudkan keluarga sakinah.

Materi yang disampaikan berfokus pada pengasuhan, pendidikan, serta pembagian peran dalam keluarga. Teguh mengajak calon pengantin memahami bahwa kehadiran anak membawa tanggung jawab besar yang perlu dipersiapkan bersama oleh suami dan istri.

Menurutnya, pembicaraan mengenai pola pengasuhan sebaiknya tidak baru dilakukan setelah anak lahir. Pasangan perlu memiliki ruang untuk berdiskusi sejak awal mengenai nilai-nilai yang ingin ditanamkan, cara mendidik, serta bagaimana masing-masing menjalankan perannya dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Menjadi orang tua membutuhkan kesiapan dan kesepakatan bersama. Karena itu, pasangan perlu membicarakan sejak awal bagaimana anak akan diasuh, dididik, dan didampingi agar tidak terjadi perbedaan yang justru dapat membingungkan dalam pengasuhan,” jelas Teguh.

Selain pengasuhan dan pendidikan, pembagian peran juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Menurut Teguh, tanggung jawab keluarga perlu dibangun melalui kerja sama dan komunikasi, sehingga tidak ada pihak yang merasa menjalankan seluruh beban seorang diri.

Kesepakatan tersebut bukan berarti setiap pasangan harus memiliki pandangan yang selalu sama. Justru, proses berdiskusi dapat membantu pasangan mengenali perbedaan sekaligus mencari jalan tengah yang disepakati bersama.

Melalui bimbingan perkawinan ini, calon pengantin diharapkan semakin memahami bahwa persiapan menjadi keluarga tidak berhenti pada kesiapan melangsungkan pernikahan. Ada tanggung jawab jangka panjang yang perlu dipersiapkan, termasuk ketika kelak menjalankan peran sebagai orang tua.

Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Kalibening memberikan bekal keilmuan kepada calon pengantin agar mampu membangun keluarga yang harmonis, bertanggung jawab, dan sakinah. 

(WHA/azd)