Jelang PTM, MTs Negeri 2 Banjarnegara Adakan Sosialisasi

Banjarnegara Harapan besar agar madrasah memulai pembelajaran tatap muka nampaknya akan segera terealisasi di MTs Negeri 2 Banjarnegara. Sejumlah wali Murid dan pihak madrasah berkumpul mengadakan rapat sosialisasi rencana penyelenggaraan PTM, pembelajaran tatap muka, (31/3).

Bertempat di ruang kelas IX, Rapat Sosialisasi dihadiri Kepala Madrasah Ratna Ayu Kartika Wulan, Nur Said, selaku kepala TU, Waka Humas, Nafis Atoillah, Waka Kesiswaan Nur Farida, Waka Sarpras Eko Widodo, waka kurikulum Wangid Sunandar serta Wali Murid kelas VII AB dan VIIIA.

Dalam sambutannya Ratna mengharapkan kerjasama yang baik seluruh wali murid yang hadir untuk bersama-sama mensosialisasikan protokoler kesehatan kepada anak-anaknya yang akan melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka.

“Putera-puteri bapak ibu kami pilih dari sekian anak yang akan diuji cobakan dalam rencana pembelajaran tatap muka selama dua pekan, maka mohon kerjasama yang baik untuk selalu mengingatkan anak-anaknya agar patuhi protokoler kesehatan” harapnya.

Semenetra Waka Humas sekaligus Ketua Gugus Covid Madrasah, Nafis Atoillah menjelaskan beberapa point-point penting tentang apa-apa yang perlu dilakukan siswa-siswi dari mulai persiapan berangkat ke madrasah, ketika sudah sampai di madrasah, saat masuk kelas KBM, dan saat pulang sampai ketika sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Dengan sosialisasi prokes secara detil ini mudah-mudahan putera-puteri bapak ibu bisa memahami dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya, sehingga ke depan jika uji coba ini sukses maka PTM tidak hanya berlaku untuk 3 kelas saja namun bisa bertambah”, terangnya.

Waka sarpras Eko Widodo menambahkan, madrasah sudah menyiapkan sarana prasarana protokoler kesehatan, dari thermogun alat pengukur suhu badan, westapel cuci tangan pakai sabun, poster-poster prokes, masker dan face shild bagi siswa yang tidak membawa dari rumah.

“Mohon disiapkan agar putera-puteri bapak-ibu membawa bekal dari rumah, karena selama PTM tidak boleh jajan di luar, hal ini untuk menghindari kemungkinan penularan Covid 19. Dalam PTM ini tidak ada jam istirahat, semua anak tidak boleh keluar dari lingkungan madrasah” tegasnya.

Waka kurikulum, Wangid Sunandar mengatakan, di MTs Negeri 2 Banjarnegara ada 2 sistem pembelajaran yang dilaksanakan, pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan Belajar Dari Rumah (BDL). Di masa rencana uji coba pembelajaran tatap muka ini jumlah murid di batasi hanya maksimal 16 Siswa per kelasnya dan hanya 4 jam pelajaran.

Karena murid kita hampir mencapai 1000 siswa, maka siswa-siswi  sesuai aturan uji coba PTM tidak boleh dihadiri lebih dari 110 siswa, karena itu siswa selebihnya akan melaksanakan pembelajaran daring dari  rumah masing-masing “ terangnya.

Semoga selama pelaksanaan PTM yang rencana akan berjalan dari mulai  5-16 April di MTs Negeri 2 Banjarnegara berjalan lancar,  semua warga madrasah selalu dalam keadaan sehat dan aktifitas berjalan normal tanpa kendala apapun,pungkasnya. (Ref/nafis/mnh)