KBM Madrasah Tetap di Batasi Sampai Walaupun Ujian

Banjarnegara – Satu tahun sudah pandemi Covid 19 berlangsung memaksa madrasah tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka sampai dengan sekarang. Akibatnya proses belajar mengajar dilakukan dari rumah memanfaatkan teknologi informasi walaupun dengan berbagai kendala dan keterbatasan.

Sebagian besar orang tua siswa berharap agar kegiatan belajar mengajar di MI GUPPI 02 Diwek segera dibuka kembali. Beragam alasan yang dikemukakan oleh para orang tua siswa.

Titin Utinah perwakilan orang tua siswa yang datang ke Madrasah menyampaikan aspirasi dan berharap madrasah membuka kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka di madrasah. Sabtu (20/03) dan diterima kepala Madrasah.

Kepala MI GUPPI 02 Diwek, Achmad Sjaifulloh menyampaikan bahwa proses kegiatan belajar mengajar tatap muka di Madrasah bisa dilaksanakan apabila pemerintah sudah memberikan ijin.

“Saya sangat memahami yang Ibu rasakan rasakan selama KBM yang diterapkan online/daring selamaini, namun ini memang jalan yang diambil pemerintah guna memutus penyebaran covid-19. Pemerintah juga tidak mau madrasah menjadi klaster penyebaran covid 19,” ungkapnya..

Proses pengajuan ijin pembelajaran tatap muka akan diajukan ke Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara untuk mendapatkan tindak lanjut. Harapan pada saat Ujian Madrasah Kelas 6 dan Penilaian Akhir Semester kelas 1 sampai 5 bisa dilaksanakan tatap muka di madrasah,imbuhnya.

Pembelajaran tatap muka (PTM), bisa mengacu kepada SKB 4 Menteri bahwasannya sekolah/ madrasah harus mendapatkan izin dari Polsek, Kodim, Puskemas serta dari Satgas Covid-19 apabila ingin menyelenggarakan PTM”, terangnya.

“Tentunya dalam PTM belum semua bisa masuk, terdapat pengecualian saat mengikuti ujian, itupun harus dilakukan secara bergantian 50%:50%, selain itu ada syarat yang harus dipenuhi yaitu tersedianya sarana protokol Kesehatan,” tambahnya.

Kita semua berharap semoga pandemi ini segera berakhir dan kegiatan sekolah bisa berjalan seperti sedia kala, pungkas Sjaifulloh. (Msrn/Mnh)