KEMBANGKAN BAKAT BERPIDATO, KANAYA IIIA MIMAU SAMPAIKAN

Banjarnegara — Isi Ramadhan dengan kajian singkat, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo adakan kegiatan kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan oleh perwakilan siswa mulai dari siswa kelas 1 sampai dengan kelas 6. Kegiatan kultum dilaksanakan sejak tanggal 23 Februari – 13 Maret. Pada Senin(2/3/2026) kultum di disampaikan oleh siswa kelas 3A, Kanaya Nawja Lidzikri.

Kultum yang disampaikan oleh Kanaya ini mengambil tema tentang Cara Mengganti Puasa. Kultum yang disampaikan dilaksanakan pada pagi hari setelah seluruh siswa bersama-sama melaksanakan pembiasaan pagi, yaitu salat Duha dan salat Hajat di masjid. Setelah pembiasaan pagi selesai, barulah siswa yang menyampaikan kultum maju kedepan menyampaikan pesannya.

Dalam penyampaiannya, Kanaya menjelaskan bahwa mengganti puasa atau qadha puasa dilakukan bagi umat Islam yang meninggalkan puasa Ramadan karena alasan tertentu, seperti sakit, bepergian jauh, atau halangan lainnya. Kanaya juga mengatakan bahwa puasa yang ditinggalkan harus diganti di hari lain di luar bulan Ramadan.

“Orang yang boleh tidak berpuasa ialah orang yang sedang sakit, bepergian jauh, dan orang yang meninggalkan puasa karena sebab tersebut wajib menggantinya di lain hari,”ujar Kanaya.

Kanaya juga menyampaikan beberapa langkah mengganti puasa, di antaranya adalah berniat puasa qadha pada malam hari atau sebelum fajar, melaksanakan puasa seperti puasa Ramadan pada umumnya, serta mengganti sesuai dengan jumlah hari puasa yang ditinggalkan.

Selain itu, Kanaya mengingatkan kepada para siswa agar tidak menunda-nunda dalam mengganti puasa Ramadan. Ia mengajak teman-temannya untuk segera melaksanakan puasa qadha ketika sudah mampu melakukannya. Sebab mengqadha puasa Ramadhan itu wajib.

Selama penyampaian materi, para siswa – siswi dari kelas 1 sampai kelas 6 nampak menyimak dengan baik materi yang disampaikan. Kegiatan kultum ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran keagamaan di sekolah agar siswa dapat memahami ajaran Islam sejak dini.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa semakin memahami kewajiban dalam menjalankan ibadah serta dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.(RN).

Skip to content