Banjarnegara – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara Dr. H. Sukarno, M.M, pimpin langsung rapat terbatas pimpinan untuk menyiapkan 4 program Kemenag Berdampak yaitu program kopi seceting, bengkel hati, madrasah ramah anak dan Kemenag inklusif atau ramah kelompok rentan. (13/4/2026)
Dalam arahannya, Kepala kantor menjelaskan bahwa program-program yang akan dilaksanakan harus memberikan dampak untuk masyarakat. “Kita laksanakan program yang langsung memberikan nilai manfaat kepada masyarakat, program kemenag berdampak ini langsung di kawal dan dipantau oleh Menteri Agama setiap saat,” ucapnya saat dengan tegas di Ruang Rapat VVIP
Lebih lanjut, Kepala Kantor menjelaskan bahwa dari 4 program Kemenag Berdampak itu ada satu program yang telah menjadikan Kemenag Banjarnegara meraih predikat satuan kerja wilayah bebas dari korupsi (WBK) tahun 2024 dari Kementerian PANRB yaitu Kopi Seceting
“Kopi Seceting ini program yang sangat bagus dan memberikan manfaat dan dampak langsung kepada masyarakat, saya minta program ini diperkuat dan diperluas program kerjanya sehingga semakin berdampka untuk masyarakat,” imbuhnya
Keempat program kemenag berdampak tersebut diminta untuk dilengkapi administrasinya dimulai dari disusunya SK hingga pembentukan program kerja.
Adapun program bengkel hati ini juga sungguh luar biasa, “Saya kaget ada Penyuluh Agama kita yang mau dan mampu membimbing dan menemani anak-anak punk dan anak-anak jalanan untuk mengenal ajaran Islam,” tegas Kepala Kantor
Program bengkel hati ini sungguh luar biasa, kita harus dukung penuh. “Saya berharap kita semua fokus pada program kemenag berdampak di tahun ini. Karena ini juga merupakan program prioritas Kementerian Agama yang pelaksanaanya langsung dipantau oleh Menteri Agama dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah,” harapnya. (AK)

