Kolaborasi KUA dan PKH Pagentan: Investasi Jangka Panjang Kualitas SDM Lewat Pembinaan Karakter

Banjarnegara (Humas) – Upaya memastikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) tidak hanya mendapatkan bantuan finansial, tetapi juga bekal spiritual dan sosial, terwujud nyata di Kecamatan Pagentan, Banjarnegara. Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan menjalin kerja sama strategis dengan PKH setempat, menggelar bimbingan dan penyuluhan intensif bagi 37 KPM pada Selasa (16/12/2025), bertempat di Gedung Serba Guna Sokaraja, Desa Sokaraja.

Kegiatan ini berfokus pada tema krusial: “Menyiapkan Generasi Muda yang Berkualitas,” bertujuan untuk memperkuat peran orang tua khususnya para ibu KPM sebagai garda terdepan pembentuk karakter anak.

M. Syaiful Abidin, Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan, bertindak sebagai narasumber utama. Dalam penyampaiannya yang menggugah, Syaiful Abidin menekankan bahwa keberhasilan anak di masa depan sangat bergantung pada fondasi yang dibangun di dalam keluarga. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai agama dan etika yang kokoh sebagai perisai bagi anak-anak dalam menghadapi dinamika dan tantangan global.

“Peran orang tua sangat sentral dan strategis dalam melanjutkan estafet pelaksanaan tugas-tugas keagamaan dan kebangsaan,” tutur Syaiful Abidin di hadapan peserta. “Tanggung jawab kita adalah memastikan anak-anak kita menjadi pribadi muslim yang berkarakter dan sholeh/sholehah. Itulah modal utama, investasi terbesar bagi masa depan bangsa dan agama.”

Materi yang disampaikan mencakup panduan praktis tentang pengasuhan berbasis nilai-nilai Islam, kiat-kiat menciptakan lingkungan belajar yang positif, serta strategi komunikasi efektif yang dapat mempererat hubungan antara orang tua dan anak remaja.

Para peserta KPM menunjukkan antusiasme tinggi, aktif berinteraksi, dan menunjukkan minat besar terhadap materi yang disajikan. Mayoritas peserta adalah ibu-ibu yang menyadari bahwa bantuan sosial harus diimbangi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam keluarga mereka.

Pendamping PKH Desa Sokaraja, Gatot Aribowo yang akrab disapa Bowo, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif KUA Pagentan. Menurutnya, kolaborasi ini adalah langkah maju yang esensial.

“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Pagentan dan Bapak Syaiful Abidin atas edukasi yang luar biasa bermanfaat ini,” ujar Bowo. “Pembinaan akhlak dan karakter adalah nutrisi penting yang melengkapi bantuan sosial yang diterima para KPM. Bantuan tunai membantu hari ini, tetapi pembinaan karakter memastikan kualitas SDM untuk jangka panjang. Ini adalah investasi nyata dalam kualitas generasi penerus.”

Sinergi antara dua lembaga dengan fokus yang berbeda namun tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pagentan, diharapkan dapat terus berlanjut. KUA Pagentan berkomitmen untuk menjadwalkan bimbingan rohani dan sosial secara berkala, memastikan KPM tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga terbekali mental, spiritual, dan sosial dalam mendidik anak-anak mereka. 

(msa/azd)

Skip to content