Banjarnegara (Humas) — Semangat generasi muda dalam mengembangkan usaha rumahan terus tumbuh di Kecamatan Mandiraja. Hal tersebut terlihat dari usaha produksi tempe kedelai milik Fani Novita (26), pemilik brand “Tempe Cap Dua Putri”, yang pada Jumat (15/5/2026) menjalani proses verifikasi dan validasi (verval) sertifikasi halal oleh Pendamping Proses Produk Halal (PPPH) KUA Mandiraja, Suswati.
Kegiatan verval dilakukan langsung di tempat produksi untuk memastikan proses pembuatan tempe telah memenuhi standar halal, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, kebersihan alat, hingga penyimpanan produk. Dalam sehari, usaha milik Fani Novita mampu mengolah sekitar 10 kilogram kedelai menjadi tempe siap jual yang dipasarkan ke masyarakat sekitar.
Menariknya, usaha tersebut dijalankan melalui kerja sama yang harmonis antara Fani dan suaminya. Fani fokus pada proses produksi tempe, sedangkan hasil produksi dipasarkan langsung oleh suaminya ke sejumlah pelanggan dan warung di wilayah sekitar. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan usaha rumahan mereka.
“Usaha ini kami jalankan bersama. Saya memproduksi tempenya di rumah, sementara suami membantu memasarkan. Alhamdulillah, pelanggan terus bertambah dan sekarang kami juga mulai mengurus sertifikat halal agar produk lebih dipercaya,” ujar Fani Novita.
Dalam proses pendampingan, Suswati memberikan arahan terkait pentingnya menjaga kualitas bahan baku dan kebersihan selama proses produksi. Ia menilai usaha Tempe Cap Dua Putri memiliki potensi berkembang karena dikelola secara serius dan konsisten oleh pelaku usaha muda.
“Pelaku usaha muda seperti Fani memiliki semangat yang baik dalam mengembangkan UMKM. Sertifikat halal nantinya tidak hanya menjadi jaminan kehalalan produk, tetapi juga dapat meningkatkan nilai jual dan kepercayaan konsumen,” kata Suswati.
Selain melakukan pemeriksaan administrasi dan proses produksi, pendamping halal juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pencatatan bahan dan menjaga konsistensi proses produksi sesuai standar halal. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha lebih siap dalam menghadapi perkembangan pasar.
Kegiatan verval berlangsung lancar dan penuh antusias. Melalui pendampingan halal yang dilakukan KUA Mandiraja, diharapkan semakin banyak UMKM lokal yang berkembang dan mampu bersaing melalui produk berkualitas serta bersertifikat halal.
(m/azd)







