KUA Mandiraja Hadirkan Layanan Binwin Mandiri, Kawal Kisah Cinta Tono dan Tini Menuju Keluarga Sakinah

Banjarnegara (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja terus berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi calon pengantin di wilayahnya. Salah satu wujud nyata pelayanan tersebut terlihat saat Penghulu KUA Mandiraja, Prayogi Dwi Apriyanto, melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri bagi pasangan calon pengantin (Catin) warga desa Jalatunda, Tono dan Tini hari ini, Senin (4/5/2026).

Kegiatan Binwin Mandiri yang berlangsung hangat dan interaktif ini difasilitasi langsung oleh KUA sebagai langkah esensial Kementerian Agama dalam membekali calon pengantin sebelum resmi mengarungi bahtera rumah tangga. Dalam sesi bimbingannya, Prayogi Dwi Apriyanto menyampaikan berbagai materi krusial.

“Bimbingan perkawinan ini sangat penting sebagai fondasi awal. Kami memberikan pemahaman mengenai cara membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, manajemen konflik keluarga, kesehatan reproduksi, hingga pemahaman tentang hak dan kewajiban suami istri secara agama maupun negara,” jelas Prayogi.

Menariknya, di balik suasana khidmat dan formalnya persiapan pranikah ini, terselip kisah asmara yang unik dan merakyat dari kedua calon mempelai. Siapa sangka, ikatan cinta yang sebentar lagi akan diresmikan di meja akad ini berawal dari perjumpaan sederhana di tempat usaha sang calon mempelai wanita, yakni “Warung Mba Tini”.

Tono, yang awalnya hanya merupakan pelanggan setia yang kerap singgah untuk jajan dan beristirahat di warung tersebut, diam-diam menaruh hati pada sosok Tini yang dikenal ramah dan pekerja keras. Interaksi yang bermula dari pesanan makanan dan kopi di warung itu perlahan menumbuhkan benih-benih cinta di antara keduanya, hingga akhirnya Tono memantapkan hati untuk melamar Tini.

Mendengar kisah tersebut, Prayogi Dwi Apriyanto turut memberikan apresiasi dan nasihat khusus bagi keduanya.

“Kisah Mas Tono dan Mba Tini ini adalah bukti indah bahwa jodoh dan rezeki itu rahasia Ilahi, bisa datang dari mana saja, termasuk berawal dari warung. Tugas kami di KUA adalah memastikan niat baik dan cinta kasih yang sudah terajut ini memiliki landasan agama dan pengetahuan keluarga yang kuat agar langgeng hingga akhir hayat,” tambah Prayogi dengan senyum hangat.

Pasangan Tono dan Tini tampak antusias dan serius menyimak setiap arahan yang diberikan oleh Penghulu. Tini mengaku sangat bersyukur mendapatkan pembekalan langsung sebelum hari bahagianya tiba.

Melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Mandiri ini, KUA Kecamatan Mandiraja berharap pasangan Tono dan Tini, dapat membangun ketahanan keluarga yang kuat, harmonis, dan mampu melewati berbagai dinamika kehidupan berumah tangga di masa depan.

Skip to content